Permintaan Avtur, Elpiji dan BBM Diprediksi Meningkat Selama Perhelatan KTT G20 Bali

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 14 Nov 2022 10:19 WIB

Permintaan Avtur, Elpiji dan BBM Diprediksi Meningkat Selama Perhelatan KTT G20 Bali

i

Kendaraan bahan bakar avtur PT Pertamina (Persero). Foto: Dok. Pertamina.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) memperkirakan permintaan avtur meningkat 25% selama penyelenggaraan KTT G20 di Bali pada 15-16 November. Maka dari itu, Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading melakukan persiapan untuk memastikan layanan dan pasokan energi berjalan aman.

Persiapan yang dilakukan di antaranya, memastikan seluruh titik suplai yakni terminal BBM, terminal LPG, dan depot pengisian pesawat udara (DPPU) dalam kondisi optimal.

Baca Juga: BBM Bioetanol Bakal Dijual di 15 SPBU di Surabaya

“Kami memastikan stok di titik suplai dan lembaga penyalur seperti SPBU, outlet LPG, SPBU nelayan, dan pengisian pesawat udara semua stoknya aman,” kata Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution di Jakarta, Senin (14/11/2022).

Selain itu, layanan lain yang diprioritaskan selama KTT G20 yakni kebutuhan bahan bakar minyak alias BBM dan LPG. Di Bali, Pertamina Patra Niaga menyiagakan seluruh lembaga penyalurnya, di antaranya 205 SPBU reguler, 133 Pertashop, empat SPBU nelayan, tiga SPBU kompak, dan dua titik lembaga penyalur SPBU Satu Harga.

Begitu juga dengan elpiji, 18 stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE), 102 agen elpiji subsidi, dan 22 agen elpiji non subsidi siap memenuhi kebutuhan masyarakat, restoran, dan perhotelan.

“Sebelum, saat, dan setelah G-20, akan banyak mobilisasi dan kebutuhan energi di Bali. Kami terus mem-build up stok BBM dan LPG supaya seluruh kebutuhan BBM maupun LPG tercukupi. Seluruh produk BBM dan elpiji kami terus siagakan agar ketahanan stoknya tinggi, mengingat cuaca saat ini juga harus diantisipasi,” ujar Alfian.

Baca Juga: Pertamina: Ada Warung Kecil Boleh Jual Elpiji 3 Kg

Selain itu, untuk kebutuhan bahan bakar pesawat atau avtur juga menjadi layanan prioritas. Pertamina Patra Niaga akan melayani kebutuhan avtur pesawat penumpang umum maupun pesawat perwakilan delegasi negara-negara G20.

Diperkirakan ada peningkatan konsumsi Avtur di Bandara Ngurah Rai Bali sekitar 3% pada saat berlangsungnya KTT G20. Namun, puncak peningkatan konsumsi Avtur diperkirakan terjadi pada 17 November saat kepulangan dengan estimasi konsumsi meningkat hingga 25% dari konsumsi normal.

“Untuk memastikan kebutuhan avtur aman, kami akan tambah tanker dan prioritaskan sandar dan bongkar untuk produk avtur. Pengaturan pekerja dan menambah truk refuelling juga akan dilakukan,” jelas Alfian.

Baca Juga: Kuota BBM Naik di 2023, Pertalite Jadi 32 Juta KL, Solar 16 Juta KL

Sarana dan fasilitas Pertamina untuk layanan avtur di beberapa bandara penyangga disekitar Bali, antara lain Juanda Surabaya, Abdurahman Saleh Malang, Blimbingsari Banyuwangi, Lombok Praya, dan Bandar Udara Komodo.

“Seluruh sarfas Pertamina di bandara pendukung ini akan kami operasikan 24 jam selama G20,” pungkas Alfian. jk

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU