Ahli: Usia Lebih 40 Tahun Hindari Makan Kentang Goreng

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Bagi orang yang sudah berusia di atas 40 tahun, ada satu jenis makanan gorengan yang sebaiknya dihindari. Makanan itu adalah kentang goreng, yang ditengarai bisa merusak metabolisme dan membuat seseorang sukar mempertahankan diet seimbang.

Terlebih, bagi seseorang yang mencoba untuk menurunkan berat badan. Hal itu lantaran penurunan berat badan bisa menjadi lebih sulit bagi perempuan seiring bertambahnya usia. Salah satu alasannya adalah fakta bahwa metabolisme tubuh secara alami melambat.

Ahli diet Catherine Gervacio menjelaskan, kentang goreng yang dianjurkan untuk dihindari orang di atas 40 tahun adalah kentang goreng dari gerai cepat saji. Camilan itu memang asin dan lezat, tapi dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

Efeknya termasuk penyakit jantung, diabetes, hingga kanker. Dalam skala yang lebih kecil, terlalu sering makan kentang goreng dapat memicu penambahan berat badan yang tidak diinginkan, mengingat makanan itu tinggi lemak dan kalori, namun tidak punya nilai gizi.

"Kentang goreng adalah makanan berkalori kosong, yang berarti tidak mengandung nutrisi yang substansial. Hanya memberi kalori yang tidak akan membantu manajemen berat badan dan kesehatan secara umum," kata Gervacio, dikutip dari laman She Finds, Selasa (15/11).

Camilan olahan itu juga membutuhkan sedikit energi untuk diproses oleh tubuh, yang berarti dapat merusak metabolisme. Masalah utama lainnya adalah kandungan lemak trans, yang menurut Gervacio dapat menyebabkan peradangan dan penambahan berat badan.

Untungnya, seseorang tidak harus mengabaikan keinginan menyantap kentang sama sekali. Ada sejumlah cara sehat untuk mengolahnya supaya tidak membebani tubuh dengan lemak, garam, dan minyak. Versi kentang yang dibuat sendiri di dapur pun bisa lebih sehat.

"Panggang kentang sendiri dan buat menjadi renyah. Memakai air fryer juga dapat dianggap mengurangi asupan lemak, bahkan mungkin lebih baik daripada kentang goreng cepat saji," ujar Gervacio yang menyebut kudapan itu akan jauh lebih sehat untuk tubuh.hlt/ktg

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…