Ribuan Siswa Kota Mojokerto Gelar Doa bersama dan Donasi Korban Gempa Cianjur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan pelajar SMPN 5 Kota Mojokerto saat istigosah dan shalat ghaib di halaman sekolah
Ratusan pelajar SMPN 5 Kota Mojokerto saat istigosah dan shalat ghaib di halaman sekolah

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Ribuan siswa SD dan SMP Negeri serta Swasta di Kota Mojokerto menggelar doa bersama dan shalat ghaib untuk para korban gempa bumi Cianjur Jawa Barat.

Kegiatan yang juga di isi dengan penggalangan donasi ini dilaksanakan serentak mulai pukul 06.30 hingga 07.30 pagi di halaman sekolah masing-masing, Selasa (22/11) pagi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan doa bersama ini diikuti oleh seluruh murid dan guru tanpa terkecuali. Mereka yang beragama non muslim pun juga ikut serta kegiatan keagamaan.

"Kita kelompokkan sesuai agamanya, yang muslim menggelar sholat ghaib dan istigosah di halaman sekolah, sedangkan yang non muslim menggelar doa bersama di kelas khusus," ujarnya usai mengikuti sholat ghaib di SMPN 5, Jalan Raya Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Amin menyebut, hari ini terdapat 19 SMP dan 42 SD yang menggelar doa bersama ini. Kegiatan ini sejalan dengan program Peningkatan Iman dan takwa di sekolah (Ning Ita di Sekolah) yang tujuannya menumbuhkan empati siswa terhadap para korban gempa Cianjur.

"Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam menjaga keseimbangan alam dengan selalu menjaga kebersihan di sekolah dan lingkungannya," ungkapnya.

Masih kata Amin, sholat ghaib, doa bersama dan open donasi ini juga bagian dari proyek pembelajaran kurikulum merdeka yang merupakan bagian dari program merdeka belajar yang telah disetujui Walikota Ning Ita.

"Mereka akan merefleksikan kegiatan ini menjadi pembelajaran terkait apa hubungannya acara hari ini dengan bencana alam gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur," ungkapnya.

Ia menambahkan, hasil dari donasi seluruh siswa di Kota Mojokerto akan dikumpulkan jadi satu dan disalurkan ke rekening resmi yang di tunjuk oleh Pemkab Cianjur.

Sementara itu, Rizky Andre Wijaya, siswa Kelas IX di SMPN 5 Kota Mojokerto mengaku sangat mendukung kegiatan ini. Karena ia mendengar dari 162 korban yang meninggal sebanyak 44 diantaranya adalah siswa kelas SD dan SMP.

"Kita ingin mendoakan teman-teman kita agar arwahnya diterima di sisi Alloh SWT dan kelurga yang ditinggalkan mendapat kekuatan," pungkasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…