Bupati Ikfina Tekankan Pentingnya Bentuk Pokja PAUD dan Bangun Koordinasi Stakeholder

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI COM, Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meminta seluruh bunda PAUD desa Se-Kecamatan Kutorejo berperan meningkatkan desanya melalui beberapa tugas bunda PAUD desa yaitu membentuk kelompok kerja (Pokja) bunda PAUD tingkat Desa/Kelurahan, serta membangun koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Organisasi Mitra, Profesional atau stakeholder lainnya. Hal tersebut untuk mewujudkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas.

Hal itu dikatakan Bupati Ikfina saat kegiatan pembinaan bunda PAUD desa se-Kecamatan Kutorejo, di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Selasa (22/11) siang. Ikfina merinci beberapa hal yang perlu dilakukan bunda PAUD desa untuk mewujudkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas, yaitu pertama kita melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga dan organisasi, mengupayakan peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini, mengupayakan peningkatan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan melalui dana desa dan badan usaha lainnya yang tidak mengikat.

"Selain itu, juga perlu membuat pertemuan berkala dengan Kepala Satuan PAUD serta menyusun dan menyampaikan laporan program dan kegiatan bunda PAUD Desa/Kelurahan kepada bunda PAUD tingkat Kecamatan,"

Upaya untuk mengembangkan anak usia dini, lanjut Ikfina, perlu dilakukan pemenuhan kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling  terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi. "Seperti, kesehatan dan gizi, rangsangan pendidikan, pembinaan moral dan emosional, serta pengasuhan.

"Bahwa pengembangan anak usia dini holistik integratif adalah upaya untuk pemenuhan kebutuhan esensial anak secara simultan, sistematis, dan terintegrasi. Ada empat yaitu, kesehatan dan gizi, rangsangan pendidikan, pembinaan moral emosional, dan terakhir pengasuhan," jelasnya.

Selain itu, upaya untuk melaksanakan PAUD-HI perlu dilakukan pemantauan dan pelayanan terhadap kesehatan, gizi, dan perawatan pada anak usia dini di Posyandu. Tak hanya itu, juga perlu dilaksanakan pengasuhan oleh Bina Keluarga Balita (BKB). 

"Makannya nanti gurunya akan kita latih untuk menjadi kader Posyandu. Kita kasih timbangan, alat ukur tinggi badan, termasuk juga kita kasih untuk mengukur visusnya, kita ajarkan bagaimana cara mengukurnya dan bagaimana melaporkannya melalui aplikasi," bebernya.

Agar program peningkatan serta penguatan layanan PAUD-HI di Kabupaten Mojokerto dapat berjalan sukses. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto itu menyebut beberapa target yang harus dicapai yakni  anak usia dini di Kabupaten Mojokerto mendapatkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara 100 persen. Berikutnya, 70 persen PAUD di Kabupaten Mojokerto mengembangkan PAUD-HI sampai tahun 2024.

"Kemudian, 90 persen desa/kelurahan yang memiliki guru PAUD sudah mendapatkan pelatihan tentang pengasuhan stimulasi dalam penanganan stunting di tahun 2024," pungkasnya.

Setelah memberikan pembinaan kepada seluruh bunda PAUD desa se-Kecamatan Kutorejo, Bupati Ikfina melanjutkan pembinaan ke Kecamatan Mojosari. Dalam kesempatan itu dihadiri Camat Kutorejo, Ketua bunda PAUD Kecamatan Kutorejo, serta Forkopimca Kutorejo. Dwi

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…