SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan pemerintah Jepang untuk memperluas kesempatan magang bagi calon pekerja Indonesia. Maka dari itu, Kemnaker melakukan pertemuan dengan Representative of Supervising Organization JOE Cooperative, Kitazawa Tomoko pada Sabtu (26/11/2022).
Sebagai informasi, JOE Cooperative adalah agen yang menaungi perusahaan penerima tenaga magang di Jepang. Adapun pertemuan dilakukan untuk mengetahui gambaran peningkatan dan kerja sama penerimaan peserta magang di bawah naungan JOE Cooperative.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi mengatakan kalau kerja sama itu bisa dimanfaatkan dengan mengirimkan para alumni BLK ke Jepang sebagai pemagang teknis pada jenis kerja dengan keahlian teknis yang mereka pelajari di Indonesia.
"Kemnaker memberikan bantuan pembiayaan melalui pelatihan di BLK, sedangkan JOE memberikan subsidi pendidikan yang substansial kepada LPK/SO untuk memberikan pelatihan lanjutan sebelum diberangkatkan ke Jepang," kata Anwar, Senin (28/11/2022).
Lebih lanjut, Anwar mengatakan Kemnaker, JOE Cooperative, dan AP2LN (Asosiasi Permagangan Luar Negeri) berkomitmen untuk menjadikan program ini sebagai program minim biaya, sehingga tidak membebankan para kandidat.
Adapun sepanjang 2022, peserta yang akan diberangkatkan ke Jepang melalui program ini adalah 160 siswa.
Berdasarkan performa pada 2022, pihak-pihak terkait sepakat untuk meningkatkan pengiriman ke Jepang melalui skema yang sama di tahun-tahun berikutnya. Ia optimistis kerja sama dengan JOE Cooperative ini akan semakin besar dan berkembang di balai-balai pelatihan vokasi lainnya. Sehingga mampu mengentaskan pengangguran di Indonesia, dan bisa lahir sumber daya manusia yang telah terlatih sebagai pemagang teknis di Jepang.
"Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada JOE Cooperative atas kerja samanya, dan semoga di masa yang akan datang terus berlanjut dengan adanya peningkatan dan pemgembangan kerjsama yang saling menguntungkan," ujarnya.
"Ini merupakan bagian penting dari generasi emas Indonesia. Karena saat ini kita mengenal yang namanya bonus demografi. Manfaat kesempatan dengan sebaik-baiknya. Kemnaker ingin melakukan yang terbaik," imbuhnya. jk
Editor : Redaksi