Penyebab Orang Lebih Cepat Ubanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Rambut putih atau uban kerap dikaitkan dengan proses penuaan. Namun, kemunculan uban juga bisa terjadi lebih dini akibat pengaruh beragam faktor.

Perlu diketahui bahwa pertumbuhan rambut terjadi dalam tiga tahap, yaitu anagen, katagen, dan telogen. Rambut terpigmentasi secara aktif pada tahap anagen, lalu pigmentasi akan menurun di tahap katagen, dan tak terjadi di tahap telogen.

Seiring dengan penambahan usia, jumlah pigmen yang masuk ke tiap helaian rambut akan menurun. Hal inilah yang membuat rambut putih atau uban semakin banyak muncul di usia lanjut.

Namun di samping usia, ada 10 faktor lain yang bisa mendorong kemunculan rambut putih. Berikut ini adalah kesepuluh faktor tersebut, seperti dilansir Stylecraze.

Gen. Menurut Dr K Harish Kumar MD DVL, gen adalah faktor predominan dalam menentukan pada usia berapa rambut akan kehilangan pigmen. Pada beberapa orang, faktor genetik kemunculan helaian uban pertama bisa terjadi pada usia 20-an tahun.

Hormon. Studi mengindikasikan abhwa hormon bisa memicu atau meningkatkan kemunculan uban prematur. Orang-orang yang merasa kemunculan uban di rambut mereka berkaitan dengan masalah hormon sebaiknya berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Kondisi medis. Masalah kesehatan tertentu bisa membuat rambut kehilangan pigmen. Beberapa contohnya adalah penyakit autoimun seperti vitiligo, pernicious anemia, penyakit tiroid, dan sindrom penuaan dini.

Stres. Selain faktor yang berkenaan dengan masalah fisik, masalah psikologis juga dapat mempengaruhi kemunculan uban. Beberapa studi menunjukkan bahwa muatan stres oksidatif yang dipicu stres psikologis bisa menyebabkan terjadinya rambut beruban secara prematur.

Zat kimia. Terkadang, kandungan zat kimia yang ada di dalam sampo, sabun, hingga produk pewarna rambut bisa menjadi penyebab langsung dari kemunculan uban. Akan tetapi, kondisi tersebut juga bisa terjadi akibat adanya infeksi atau alergi.hlt/ubn

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Jatim Kawal Ketat Proyek Pipa SPAM Mojolagres 9M, Khusnul Arif: Kami Agendakan Sidak

Komisi D DPRD Jatim Kawal Ketat Proyek Pipa SPAM Mojolagres 9M, Khusnul Arif: Kami Agendakan Sidak

Senin, 13 Jul 2026 07:43 WIB

Senin, 13 Jul 2026 07:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawal ketat pelaksanaan proyek penggantian pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) R…

Batang Hidungnya tak Tampak

Batang Hidungnya tak Tampak

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga semalam (12/7), mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, masih belum…

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Inggris mengandalkan kedalaman skuad yang merata dan ketajaman Harry Kane, sedangkan Argentina bermodal mental juara bertahan dan…

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejak Sabtu, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA) Febrie ditetapkan tersangka…

Jangan Saling Buka Borok

Jangan Saling Buka Borok

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya mendukung pelimpahan 3 kasus korupsi yang sebelumnya ditangani Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Agung…

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di balik dinding kayu sebuah rumah di Sentul, Bogor, penyidik menemukan brankas tersembunyi berisi 74 kilogram emas dan uang tunai…