Jokowi Paparkan 6 Fokus Kebijakan APBN 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan pemerintah tengah memfokuskan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 untuk enam hal. Adapun besaran APBN tahun depan sebesar Rp3.061,2 triliun dengan defisit Rp598,2 triliun atau 2,84 persen.

"APBN harus mampu mendorong kelanjutan pemulihan ekonomi nasional dan menjaga reformasi struktural. Untuk itu, APBN 2023 difokuskan pada enam kebijakan," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, (1/12/2022).

"Enam fokus kebijakan APBN 2023 membutuhkan pengawalan ketat di lapangan dengan dukungan dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah masing-masing," imbuh Jokowi.

Fokus pertama adalah penguatan kualitas sumber daya manusia. Sementara fokus kedua adalah akselerasi reformasi sistem perlindungan sosial. Jokowi menjelaskan, hal tersebut untuk memperbaiki data terpadu kesejahteraan sosial, antara lain melalui registrasi sosial ekonomi.

Ketiga, Jokowi memerintahkan APBN 2023 digunakan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur prioritas, khususnya infrastruktur pendukung transformasi ekonomi. Keempat, fokus untuk pembangunan infrastruktur agar menumbuhkan sentra ekonomi baru termasuk di dalamnya adalah Ibu Kota Nusantara.

Kelima, APBN 2023 digunakan untuk revitalisasi industri agar hilirisasi industri dapat segera terjadi. Keenam, Jokowi menginginkan APBN untuk pemantapan reformasi birokrasi dan penyederhanaan regulasi.

Jokowi meminta kepada seluruh kementerian, kepala lembaga, dan pemerintah daerah untuk mengendalikan secara detil belanja-belanja yang ada.

"Mengikuti secara detil belanja-belanja yang ada. Jangan terjebak rutinitas, ini juga sudah berkali-kali saya ingatkan memperbesar pembelian produk dalam negeri khususnya produk UMKM. Saya juga ingatkan tidak ada program kementerian yang tidak bersinggungan dengan kementerian lain, oleh sebab itu kerjanya harus kerja terintegrasi, tidak sektoral dan berjalan sendiri-sendiri," tegas Jokowi. jk

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …