Anak Alami Kekerasan Cenderung Kena Gangguan Emosional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Ketua Tim Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2021 Ignatius Prapto Raharjo mengatakan anak-anak yang memiliki pengalaman kekerasan banyak yang mengalami gangguan emosional. Kekerasan yang dialami anak-anak membuat kesehatan jiwa mereka menjadi terganggu.

"Mereka yang mengalami gangguan mental emosional cenderung melaporkan mereka mengalami kekerasan fisik, seksual, dan emosional," kata Ignatius Prapto Raharjo dalam acara "Launching Hasil Pengolahan dan Analisis Data SNPHAR 2021", di Jakarta.

Dia menuturkan gangguan emosional yang dialami anak-anak tersebut, di antaranya rasa cemas, gelisah, tidak berharga, sering merasa sedih, putus asa, dan merasa segalanya terasa sulit.

"Ini (gangguan emosional) yang ringan. Yang lebih parah, mereka pernah menyakiti diri atau berpikir bunuh diri dan mencoba bunuh diri," katanya.

Para responden yang menjawab mengalami gangguan emosional berat, cenderung melaporkan mengalami kekerasan yang lebih banyak.

Dalam SNPHAR 2021, tercatat 20,75 persen anak perempuan usia 13-17 tahun yang mengalami kekerasan fisik memiliki keinginan untuk menyakiti diri sendiri. Sementara anak laki-laki hanya 5,21 persen.

Persentase anak perempuan yang mencoba bunuh diri lebih tinggi dibanding anak laki-laki, baik yang mengalami kekerasan emosional maupun yang tidak mengalami. Tak hanya itu, survei juga mengungkap terdapat 16,7 persen anak perempuan yang pernah mengalami kekerasan seksual berpikir untuk bunuh diri.hlt/kkr

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…