Jelang Akhir Tahun

Gelar Patroli Besar, Polisi Lengkap Rompi Anti Peluru dan Senjata Laras Panjang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota polisi bersama beberapa petugas gabungan, melakukan operasi besar lengkap dengan seragam anti peluru, dan senjata laras panjang. SP/Ariandi
Anggota polisi bersama beberapa petugas gabungan, melakukan operasi besar lengkap dengan seragam anti peluru, dan senjata laras panjang. SP/Ariandi

i

Mengantisipasi peningkatan kejahatan 3C (curat, curas, curanmor) jelang akhir tahun, aparat kepolisian akan menggelar patroli berskala besar di perumahan, perkampungan dan tak luput tempat berkumpulnya masyarakat (kafe, warkop, dll). Pasalnya, dalam satu bulan terakhir, aksi 3C kembali marak di Surabaya.

 

====

SURABAYA, Ariandi & Moch. Ilham

====

 

Sabtu (10/12/2022) tengah malam, suasana di daerah Surabaya Utara dipenuhi beberapa anggota kepolisian, lengkap dengan rompi anti peluru, balaklava, helem pelindung serta senjata laras panjang.

Mereka menyisir dan melakukan operasi di tempat-tempat rawan curanmor dan kelompok perusuh. Hal itu dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak serta Polrestabes Surabaya.

Sabtu (10/12/2022) tengah malam, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Anton Elfrino Trisanto bersama Kasatlantas AKP Eko Adi Wibowo mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi geng motor (Gemot), begal dan premanisme untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Patroli gabungan 3C (pencurian dengan kekerasan/curas, pencurian dengan pemberatan/curat, dan pencurian kendaraan bermotor/ curanmor), untuk mencegah kelompok aksi yang menyimpang/geng motor," jelas AKP Eko.

Kasat lantas mengungkapkan, patroli skala besar ini yang menyasar di wilayah Timur Kenpark, Jembatan Suroboyo, bawah Jembatan Suramadu,

"Kemudian di Kya-kya Kembang Jepun Surabaya, pada tempat berkumpul anak-anak pemuda," pungkasnya.

 

Bekuk Komplotan Curanmor

Sehari sebelumnya, Polrestabes Surabaya berhasil kasus curanmor spesialis mobil pikap di Surabaya. Dalam kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan dua tersangka berinisial A dan R yangmana keduanya merupakan warga Bangkalan, Madura.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan melalui Kasihumas Kompol Muchamad Fakih mengungkapkan keduanya telah melakukan aksinya di 8 TKP. Diantaranya di Medokan, Tambaksari, Simokerto, Sidoarjo, Mulyorejo, Jambangan, Sukolilo dan terakhir di Gayungan.

Sebelum menjalankan aksinya, kedua tersangka hunting dengan mengendarai sepeda motor. Saat mendapat target, kedua tersangka akan menggunakan alat yang telah disiapkan sebelumnya untuk mencuri kendaraan.

Beberapa hari sebelumnya, anggota Unit Reskrim Polsek Bubutan menangkap SA atas kasus curanmor. Pelaku ditangkap di Jalan Tidar tanpa perlawanan. Kapolsek Bubutan Kompol Ade Christian Manapa mengatakan pelaku merupakan residivis kasus curanmor. Bahkan tersangka sudah 2 kali ditangkap dalam kasus yang sama yakni pada tahun 2016 dan 2020.

Selain curanmor, aksi jambret yang meresahkan warga juga berhasil diungkap polisi. Seorang penjual bubur jenang diamankan tim antibandit Polsek Wonokromo karena menjambret seorang warga saat sedang membeli nasi uduk di kawasan Wonokromo.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo AKP Gede Made Sutanaya mengatakan, tersangka ditangkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan selama kurun waktu 10 hari proses penyelidikan. Terungkap, modus tersangka mencari sasaran korbannya.

Yakni berkeliling dengan mengendarai motor Honda Revo bernopol L-6127-XW sarana aksinya.

Kemudian, setibanya di kawasan jalan tersebut, tersangka langsung mendekati korban yang sedang menepi lalu mengambil dompet korban yang ditaruh di lubang dasbor sisi kanan motor.

"Pelaku dapat kami identifikasi berdasarkan CCTV dan ditangkap di rumahnya, Rabu (30/11/2022) sore," ujarnya.

Dari penuturannya kepada polisi, pelaku yang diketahui bernama Exposen Wijaya itu telah beraksi sebanyak 2 kali.

Dengan serangkaian kasus kejahatan tersebut polisi mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai aksi serupa, terlebih menjelang Natal dan Tahun baru yang umumnya aksi kejahatan meningkat.

“Jangan meninggalkan barang berharga ketika memarkir mobil di jalan dan jagan membawa barang berharga secara berlebihan, hal ini dapat mengundang niat para pelaku kejahatan” pungkasnya. ari/ham/rmc

Berita Terbaru

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali menghadirkan destinasi wisata baru melalui wisata susur Sungai Ngotok di kawasan Taman Bahari Mojopahit…

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institut STTS) memfasilitasi puluhan jurnalis dari Surabaya dan Sidoarjo dalam Bootcamp…

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pada awal 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengidentifikasi kasus…