Liga 3 Jatim Dihentikan, Deretan Klub Ini Bubarkan Tim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Persedikab Kediri saat menggelar latihan beberapa waktu lalu. Foto: Dok. Persedikab.
Persedikab Kediri saat menggelar latihan beberapa waktu lalu. Foto: Dok. Persedikab.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim secara resmi telah memutuskan untuk meniadakan Liga 3 Provinsi Jawa Timur musim ini. Keputusan ini diambil berdasar hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) Asprov PSSI Jatim.

Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh melalui rilis di laman resmi PSSI Jawa Timur mengatakan, alasan tak digelarnya kompetisi amatir tingkat regional Jatim itu karena penyesuaian peraturan polisi (Perpol), di mana dalam segi infrastruktur banyak stadion klub Liga 3 yang tak memenuhi standar.

Selain itu, waktu putaran kompetisi provinsi dan nasional yang sangat mepet membuat Asprov Jatim enggan mengambil risiko. Terlebih lagi, pada Perpol yang baru, proses pengajuan izin kepolisian minimal 60 hari sebelum pelaksanaan kegiatan, sehingga cukup memakan waktu.

Mimpi buruk ini membuat beberapa klub sepakbola dari beberapa daerah membubarkan tim di antaranya Persatuan Sepakbola Kediri Kabupaten (Persedikab), Persatuan Sepakbola Banyuwangi (Persewangi), Banyuwangi Putra (BP), dan Persatuan Sepakbola Indonesia Bojonegoro (Persibo).

Persedikab mengaku kecewa atas tidak adanya kompetisi yang sudah ditunggu sejak lama. Padahal, tim baru terbentuk di bulan Juni kemarin.

Media Officer Persedikab Kediri Dimas Andhika Pramayuga mengatakan, meski manajemen Persedikab belum secara resmi mengambil langkah kongkret, namun pembubaran tim sudah direncanakan.

"Memang langkah kongkret belum diambil. Tapi soal itu (pembubaran tim) pasti dilakukan," kata Dimas.

Dimas menambahkan, meski tim Persedikab Kediri merasa kecewa berat, mereka tetap menghormati keputusan Asprov Jatim.

"Kita tetap memutuskan latihan dan berharap kompetisi segera bergulir, tapi kenyataan seperti ini. Kecewa jelas kecewa tapi kita menghormati (keputusan) Asprov (Asosiasi Provinsi),” imbuh dimas.

Sementara itu, Manajer Persewangi Samidy Jos Rudy bahkan sudah melayangkan surat pengunduran diri sejak awal November lalu. Hal itu dilakukan setelah melihat tidak ada kejelasan kompetisi, baik dari PSSI Pusat maupun Asprov Jatim.

 ”Kami sebelumnya sudah komunikasi dengan klub-klub se-Jatim. Ketika tidak ada kejelasan, ya kami mundur,” kata Jos Rudy.

Jos Rudy pun mengaku sudah membubarkan tim Persewangi yang sudah disiapkan. Termasuk pemain-pemain dari luar daerah yang langsung dipulangkan dan dikembalikan ke tempat asalnya.

Langkah senada juga dilakukan oleh tim Banyuwangi Putra (BP).Tim berjuluk Naga Jawa itu bahkan akan merombak kembali susunan manajemen sebelum mengawali kompetisi tahun depan.

”Nanti setelah menentukan manajemen baru, kami siapkan lagi bagaimana penataannya. Bagaimana pelatih dan pemainnya. Untuk skuad kami bubarkan, tapi ada kemungkinan beberapa pemain terutama yang lokal masih kami pertahankan,” pungkas Pebdi.

Selain itu, untuk status tim Persibo saat ini juga sudah dibubarkan. Meski sudah dibubarkan, CEO Persibo Abdulloh Umar menilai bisa jadi momen untuk melakukan persiapan secara lebih matang apabila tahun depan Liga 3 Jatim bergulir kembali.

“Karena pemain-pemain yang sudah kami seleksi beberapa waktu lalu itu bisa kami rekrut kembali. Kami akan mempersiapkan diri lebih matang,” ujar Umar. sb

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…