Dokter: Jalani Program Bayi Tabung, Calon Ibu Jangan Diet

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Berdiet sangat tidak dianjurkan untuk para ibu yang akan atau sedang mengikuti program bayi tabung. Mengapa begitu?

"Jadi pada ibu atau istrinya itu biasanya kita tidak anjurkan untuk diet," kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSAB Harapan Kita Jakarta, Hadi Sjarbaini,  dalam Siaran Sehat "Mengenal Program Bayi Tabung" yang diikuti secara daring di Jakarta.

Dr Hadi menuturkan bahwa ketika menjalani program diet, asupan gizi pada ibu dalam aspek karbohidrat, protein, atau lemak cenderung berkurang. Kondisi itu dapat menyebabkan sel telur yang dihasilkan ovarium atau indung telur tidak dapat tumbuh dan memiliki kualitas yang baik.

Pada saat melakukan diet atau olahraga yang terlalu sering, banyak kalori yang seharusnya masuk ke dalam tubuh untuk membangun sel telur menjadi terbakar atau defisit kalori. Sebaiknya, makan sesuai dengan porsi dengan gizi seimbang.

"Disarankan jangan, sebenarnya makan atau olahraganya itu biasa saja jangan gila-gilaan. Misal makan nasi padang, itu tidak usah membatasinya. Biasa saja dan terus beraktivitas seperti biasa supaya tidak semua lemak terbakar," katanya.

Menurut dr Hadi, sangat penting bagi ibu untuk menjalankan bayi tabung dengan perasaan nyaman dan terhindar dari stres. Sebab, program akan memakan waktu antara sembilan sampai 12 hari yang dimulai dari konsultasi dan skrining.

Ketika telur sudah matang melalui prosedur khusus, dokter akan mengambilnya melalui bimbingan USG. Selama masa itu, dibutuhkan juga waktu tiga hingga lima hari untuk menyimpan sel telur yang akan menjadi bakal janin untuk kemudian bisa ditransfer kembali masuk melalui vagina ibu. Pada saat dimasukkan ke dalam rongga rahim, ibu tidak akan dibius, namun tetap mendapatkan pendampingan dari dokter dan perawat.

"Katakanlah 12 hari kemudian tambah lima hari, jadi sekitar dua minggu tergantung respon ibu pada stimulasi itu. Kalau responsnya bagus akan lebih cepat, tapi kalau responnya agak lambat mungkin kita butuh waktu lebih lama jadi spare (jeda) waktu antara dua sampai tiga pekan," ujar dr Hadi.

Dr Hadi menyebut selain diet, hal yang harus diperhatikan adalah usia ibu, riwayat operasi seperti tumor atau kista, serta pemakaian obat stimulasi atau obat penyubur yang berpengaruh pada penghasilan cadangan sel telur ibu.

Sementara itu, dari sisi laki-laki, faktor yang memengaruhi keberhasilan bayi tabung adalah kebiasaan merokok yang mengganggu kualitas sperma, kebiasaan meminum alkohol, serta suhu panas yang memengaruhi produksi sperma pada buah zakar akibat pekerjaan berat yang mengandalkan bagian bawah tubuh, sering berendam air panas atau sauna.hlt/byt

Berita Terbaru

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa ilmu komputer Jack Zemke tidak kunjung mendapatkan hasil meski telah mengirim ratusan lamaran pekerjaan yang sebagian besar…

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (28/9/2026), dekati l…

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria, menegaskan penyertaan dana CSR untuk berbagai program terkait pembangunan desa yang terarah sangat…

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Produsen otomotif Tata resmi meluncurkan sedan Aeris di pasar India. Untuk membuktikan kekuatan struktur bodi serta keamanan sistem CNG,…

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Lembaga keuangan yang berbasis di Washington mencatat negara-negara maju membayar bunga lebih dari US$ 3,3 triliun atas obligasi pemerintah…

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Majelis Hakim Yang Mulia, Saya ini wartawan yang sangat sabar. Sejak saya rekam pengakuan Erik Wowor, di Lantai V Gedung Direskrimum Polda Jatim tanggal 23…