Pernyataan Kontroversi Kacabdin Sumenep

Para Aktivis akan Berkirim Surat ke Gubernur Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung Kantor Kacabdin Sumenep, Jln. Urip Sumoharjo No. 31 Pabian Sumenep. SP/Ainur Rahman
Gedung Kantor Kacabdin Sumenep, Jln. Urip Sumoharjo No. 31 Pabian Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Para aktivis dan LSM di Kab. Sumenep akan menyampaikan pesan untuk Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terkait pernyataan Kacabdin Sumenep Syamsul Arifien, di salah satu media online yang dinilai telah mencederai kebijakan Gubernur Jatim tentang SPP Gratis untuk SMA/ SMK di Jawa Timur dituding sebagai pemanis bibir dan janji politik saja, namun di lembaga SMA/ SMK di Sumenep, biaya SPP itu tetap bayar dan tidak gratis. 

Sontak pernyataan tersebut menuai pro kontra dikalangan aktivis di kabupaten Sumenep, karena melihat Kacabdin yang seakan-akan tidak merasa berdosa dan merasa benar.

Bahkan, pengacara Posbakum Jawa Timur Jakfar Faruk Abdillah mengatakan, bahwa SPP itu gratis dan itu kebijakan Gubernur Jawa Timur dalam upaya membantu masyarakat yang tidak mampu. "Jika di sekolah masih ada pungutan SPP itu namanya pungli," ujarnya.

Selain itu, Ketua Indonesia La Nyalla Center (ILC) Kab. Sumenep, RB. Faisal Sadamih, mendesak agar Kacabdin Sumenep itu mengambil langkah tegas, untuk mengklarifikasi pernyataannya melalui beberapa media cetak dan elektronik.

Terpisah, Ketua DPC LSM LAKI Kab. Sumenep, Misnadin, S. mengaku prihatin kepada Kacabdin Sumenep, atas sikapnya yang telah membuat suram lembaga pendidikan di Kab Sumenep.

“Kenapa Kacabdin Sumenep, tak menghargai kebijakan pimpinan diatasnya, dan justru mengorbankan wali siswa untuk membayar SPP di sekolah, padahal kebijakan Gubernur, sudah menggratiskan uang SPP sekolah untuk SMA/SMK,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun reporter Surabaya pagi, para aktivis sosial di Kab. Sumenep, bersepakat untuk berkirim surat terkait pernyataan Kacabdin Sumenep di media online, yang dinilai tidak menghargai kebijakan pimpinan diatasnya.

Selanjutnya, para aktivis itu menekan Gubernur Jatim yakni, Khofifah Indar Parawansa untuk memberikan sikap tegas setidaknya memutasi Kacabdin Sumenep, sebagai shock therapy agar tidak mengambil kebijakannya sendiri.

Sementara, Kacabdin Syamsul tak bisa ditemui, dan terkesan mengabaikan pemberitaan media, namun reporter dan aktivis akan terus mencerca kebenaran fakta terkait pernyataan yang dituding melecehkan kebijakan Gubernur Jawa Timur. AR

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…