Pasangan Lansia di Jalan Gersikan, Bakar Diri di Kamar Mandi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Situasi di rumah pasangan lansia di Jalan Gersikan II, yang didatangi petugas BPBD Kota Surabaya dan petugas kepolisian.
Situasi di rumah pasangan lansia di Jalan Gersikan II, yang didatangi petugas BPBD Kota Surabaya dan petugas kepolisian.

i

Diduga Marah ke Anak-anaknya, Karena Sudah Gak Mau Rawat

 

Warga jalan Gersikan II No 07, Pacar Keling Tambaksari Surabaya mendadak heboh pada Senin (19/12/2022) dini hari. Pasalnya sepasang suami istri yang sudah lansia ditemukan terbakar di kamar mandi. Mirisnya, mereka diduga melakukan percobaan bunuh diri karena oleh anak-anaknya tidak mengurus lagi dua orang tua yang sudah memasuki kepala tujuh ini.

 

==

SURABAYA, Moch Ilham

==

 

Peristiwa itu membuat tetangga-tetangga sekitar melaporkan ke command center 112 kota Surabaya sekitar pukul 00.16 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Iptu Suprayogi mengatakan pasutri tersebut adalah Mochammad Bakri (76) dan Sulikah (70). Dari hasil olah TKP diduga kuat kedua korban melakukan aksi bunuh diri.

Indikasi bunuh diri ini muncul setelah korban ditemukan mengunci diri di dalam kamar mandi. Padahal saat itu rumahnya tengah terbakar. Dugaan tersebut menguat seiring petugas menemukan bekas kain yang terbakar dan bau bahan bakar minyak.

Akibat percobaan itu, kedua korban mengalami luka bakar hingga sekitar 80 persen. Kini kedua korban telah dilarikan ke RSU dr Soetomo.

Yogi menambahkan sebelum melakukan percobaan bunuh diri, korban diketahui sempat marah-marah. Diduga korban marah karena anak korban sudah enggan merawat mereka lagi.

"Dari keterangan tetangga, sekitar satu minggu lalu marah sama anaknya karena tidak dirawat sama anaknya," kata Yogi, Senin (19/12/2022).

Menurut Yogi, korban sendiri diketahui memiliki penyakit kulit selama ini. "Orang ini ada (riwayat) penyakit kulit," ujar Yogi.

Selama ini, lanjut Yogi, pasangan suami istri ini hanya tinggal bersama cucunya yang masih kecil di rumah itu. Sedangkan kedua anaknya tinggal di tempat lain.

Yogi menceritakan kronologi kejadian. Saat warga tengah nobar final piala dunia, salah satu warga mendapati rumah korban terbakar.

“Pas ada nobar Piala Dunia, tetangga korban yang rumahnya belakang TKP ini langsung berteriak “kebakaran, kebakaran” akhirnya dibantu tetangga lain mencoba masuk rumah korban, dengan maksud untuk memadamkan api,” katanya.

Warga yang berbondong-bondong langsung mendobrak pintu. Alhasil, para tetangga melihat ada dua orang yang terbakar di kamar mandi.

“Saat terbuka, para tetangga ini kaget karena ada dua orang yang terbakar di dalam kamar mandi itu. Kemudian, dengan alat seadanya mereka melakukan pemadaman dan salah satu tetangga ada yang menghubungi petugas,” tambahnya.

Petugas gabungan yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi tubuh korban ke RSUD dr Soetomo menggunakan ambulans. Sementara ini polisi mengatakan jika motif aksi bakar diri keduanya karena stres sakit.

"Kami masih melakukan penyelidikan mendalam. Sebab kedua korban masih belum bisa dimintai keterangan. Mereka kritis," tandas Yogi. ham/rmc

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…