KPP-PA Sediakan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di Pasuruan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peresmian rumah khusus oleh Deputi Perlindungan Hak Perempuan Prof.dr. Venetia R. Danes.
Peresmian rumah khusus oleh Deputi Perlindungan Hak Perempuan Prof.dr. Venetia R. Danes.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) menjadikan Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu pilot project (proyek percontohan) pembentukan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di Kawasan Industri.

Peresmian rumah khusus tersebut dilakukan oleh Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Prof. dr. Vennetia R. Danes, di Kawasan PIER, Raci Bangil, Kamis (12/12/2019). Selain Vennetia, hadir pula Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf dan undangan lainnya.

Menurut Vennetia, keberadaan rumah perlindungan bagi pekerja perempuan sangat penting untuk bisa memberikan wadah sekaligus sharing solution jika terjadi kasus kekerasan maupun pelecehan seksual dalam pekerjaan.

“Rumah Perlindungan ini adalah sebagai wadah untuk ada saluran bagi mereka menyampaikan keluhan ataupun permasalahan yang dihadapi saat bekerja. Khususnya kejadian kekerasan maupun pelecehan di dalam pekerjaan,” kata Vennetia dalam sambutannya.

Dikatakannya, pekerja perempuan memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pekerjaan. Hal ini seperti yang telah diatur dalam UUD 1945. Karena itulah, tidak boleh ada perlakuan diskriminatif terhadap pekerja perempuan.

Sayangnya, di lapangan banyak persoalan-persoalan yang merugikan pekerja perempuan. Mereka kerap tidak memperoleh hak-hak dalam bekerja seperti seharusnya. Seperti hak cuti karena hamil dan hak lainnya.

Tak jarang pula, pekerja perempuan mendapatkan pemberlakuan jam kerja yang tak menentu. Mereka kerap mendapatkan perlakuan beda dibandingkan pekerja laki-laki yang arahnya justru mendiskriminatifkan pekerja perempuan.

Bahkan pekerja perempuan juga rentan menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual di tempat kerja.

“Namun selama ini, kebanyakan mereka tidak mengadu. Bisa jadi karena takut atau bingung bingung untuk mengadu ke siapa dan di mana tempat mengadu tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Vennetia menegaskan bahwa kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang dialami pekerja perempuan di Indonesia terbilang cukup tinggi. Meskipun sampai kini belum ada data real terkait jumlah kasus, tapi setidaknya rumah perlindungan bisa menjadi tempat curhat.

“Kami menyadari bahwa tingkat kekerasan dan pelecehan masih tinggi di Indonesia, dan di beberapa sentra industri yang merekrut dan mempekerjakan perempuan, kejadian tersebut tak dapat dihindari. Kebanyakan mereka malu atau bahkan takut untuk melaporkan. Inilah pentingnya rumah perlindungan ini. Kita ubah stigma ini agar mereka berani untuk menyampaikan apa yang tengah terjadi dengan mereka,” ujarnya. ris

Berita Terbaru

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wali Kota Madiun nonaktif Maidi membantah seluruh keterangan empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pem…

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Norwegia akan menghadapi Inggris pada pukul 4 pagi tanggal 12 Juli di Stadion Miami. Haaland sedang dalam performa gemilang dengan…

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memiliki harta kekayaan sebesar Rp18.261.445.180. Harta…

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - l Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menjadi sorotan publik, setelah kediamannya…

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta publik tidak membangun kesimpulan dari informasi yang belum terkonfirmasi. Dia juga berharap…

Periksa Juga Petinggi Penegak hukum yang Terlibat

Periksa Juga Petinggi Penegak hukum yang Terlibat

Kamis, 09 Jul 2026 21:22 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) mendesak Kortas Tipikor Polri agar memeriksa seluruh pihak yang…