Ada Taman Baca Digital dan Lapangan Basket

Titik 0 KM Lamongan di Alun-alun Jadi Icon Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati berpose foto dengan Forkopimda usai meresmikan Titik Nol KM Lamongan di Pojok Alun-alun Utara timur.
Bupati berpose foto dengan Forkopimda usai meresmikan Titik Nol KM Lamongan di Pojok Alun-alun Utara timur.

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bila titik O Kilometer Indonesia terletak di Desa Iboih Ujong Ba'u, Kecamatan Sukakarya, Sabang, Aceh, di Lamongan, titik 0 KM itu berada  di Jalan Lamongrejo Kauman Sidokumpul Lamongan pada koordinat 7⁰ 07' 11.86" LU 112⁰ 24' 58.87" BT, atau tepatnya di arah Timur Laut Alun-alun Kota Lamongan. Titik 0 tersebut baru diresmikan Minggu kemarin (25/12/2022).
 
Titik 0 KM Lamongan ini menjadi  icon baru. Usai diresmikan, sesaat kemudian masyarakat mulai mendatanginya, rata-rata dari mereka ingin mengabadikannya via handphone yang dipunya meski hanya sekedar swafoto.
 
"Alhamdulillah hari ini kita diberikan kesempatan untuk menjadi saksi sebuah momen baru, momen penting bagi Kabupaten Lamongan. Kemasyhuran sebuah kota itu ditentukan oleh destinasi baik itu destinasi buatan, destinasi alam, maupun budayanya, tidak terkecuali dengan Titik 0 ini," kata bupati Yuhronur Efendi saat meresmikannya.
 
Bupati berharap, titik nol KM Lamongan ini adalah destinasi baru bisa yang menjadi penanda, bahwa (melalui swafoto) seseorang sudah sampai di Lamongan, atau orang tersebut pernah ke Lamongan, atau orang Lamongan yang benar-benar menegaskan bahwa dia orang Lamongan, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemerintah sebagai branding kota.
 
Selain meresmikan Titik 0 KM Lamongan sebagai destinasi, icon, dan juga branding baru Lamongan, pada kesempatan tersebut Bupati  juga meresmikan sarana prasarana penunjang yakni lapangan basket dan juga taman baca digital.
 
"Dengan bangga, senang sekali hari ini kita bisa meresmikan Titik 0 KM Kabupaten Lamongan, berikutnya silahkan masing-masing untuk berswafoto di sini dan mengupdate status di medianya," terangnya. 
 
 
Di sekitar icon baru yang ada di pojok Alun-alun ini kata bupati, juta terdapat pojok baca digital dan sarana lapangan basket yang bisa dipakai malam hari.
 
"Tentu ini juga menjadi sarana dan prasarana yang melengkapi fasilitas sebuah kota menjadi kota yang layak untuk kita tinggali," tambahnya.
 
 
Dilaporkan Kepala Dinas PU Bina Marga Sujarwo, tujuan dari dibangunnya Titik 0 KM ini adalah sebagai patokan penentu jarak antar daerah di Wilayah Kabupaten Lamongan atau kota lain di luar Kabupaten Lamongan, sebagai titik pusat Kabupaten Lamongan, sebagai referensi lokasi pembangunan berbagai infrastruktur di Kabupaten Lamongan, dan sebagai penanda geografis Kabupaten Lamongan.
 
"Diharapkan dengan dibangunnya Titik 0 KM ini akan meningkatkan branding Kota Lamongan, dengan cara menciptakan icon baru yang bisa dikunjungi warga Lamongan dan sekitarnya," ungkapnya.
 
Titik 0 KM ini memiliki desain yang terinspirasi dari logo city branding Lamongan Megilan, dengan satu buah patok 0 KM berbahan beton dilapisi tembaga, kemudian ornamen akrilik bertuliskan 0 KM Lamongan, dan logo Lamongan Megilan atau bandeng lele. Pembangunan taman di bagian depan diharapkan menjadi tempat favorit bagi masyarakat Kabupaten Lamongan untuk berswafoto atau selfie dan menjadi objek wisata baru di Kota Lamongan.
 
Dasar pemilihan lokasi Titik 0 KM ini sangat erat kaitannya dengan sejarah masa lalu Kabupaten Lamongan, dimana pada pemerintahan Hindia-Belanda Titik 0 adalah Kantor Pos (mengacu tradisi Eropa). Hal ini berbeda dengan yang diberlakukan di Amerika Serikat bahwa titik pusat kota adalah gedung kantor pemerintah. Maka dari itu, dipilihlah Alun-alun Lamongan sebagai Titik 0 KM Lamongan, karena lokasi ini dinilai sebagai pusat kegiatan masyarakat Lamongan. jir

Berita Terbaru

Dukung Pembangunan Inklusif, PLN UIT JBM Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat dan Batik Eco Print di Probolinggo

Dukung Pembangunan Inklusif, PLN UIT JBM Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat dan Batik Eco Print di Probolinggo

Kamis, 09 Jul 2026 16:09 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 16:09 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…

Sidang Tipikor: Saksi Sebut Fee Proyek untuk Kebutuhan Maidi hingga Perbaikan Rumah Anak

Sidang Tipikor: Saksi Sebut Fee Proyek untuk Kebutuhan Maidi hingga Perbaikan Rumah Anak

Kamis, 09 Jul 2026 16:07 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 16:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya– ‎Praktik pungutan komitmen fee proyek di lingkungan Dinas PUPR Kota Madiun dengan besaran 4 hingga 10 persen terungkap dalam sidang …

Pemkab Lumajang Petakan Daerah Rawan Kebakaran Masuki Musim Kemarau

Pemkab Lumajang Petakan Daerah Rawan Kebakaran Masuki Musim Kemarau

Kamis, 09 Jul 2026 15:34 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang saat ini tengah mengupayakan terkait pemetaan lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan…

Evaluasi Kasus Pungli, Wali Kota Eri Cahyadi Rotasi 32 ASN Pemkot Surabaya

Evaluasi Kasus Pungli, Wali Kota Eri Cahyadi Rotasi 32 ASN Pemkot Surabaya

Kamis, 09 Jul 2026 15:02 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bentuk penyegaran organisasi dan optimalisasi pelayanan publik, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kembali melakukan mutasi…

Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau, BPBD Jember Siapkan Strategi Berlapis

Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau, BPBD Jember Siapkan Strategi Berlapis

Kamis, 09 Jul 2026 14:49 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu upaya dalam mengatasi potensi kekeringan selama musim kemarau di Kabupaten Jember, saat ini Badan Penanggulangan…

Pangkas Rantai Distribusi Beras, Pemkab Bangkalan Gencarkan Program 'Beras Desa'

Pangkas Rantai Distribusi Beras, Pemkab Bangkalan Gencarkan Program 'Beras Desa'

Kamis, 09 Jul 2026 14:42 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Melalui program 'beras desa', Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, berupaya memangkas rantai distribusi beras di wilayah…