ANALISA BERITA

Saat Pemilu 2024, Ada Kemungkinan Muncul Ancaman Teror

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yuda Gustawan , Direktur Politik pada Badan Intelijen Keamanan Polri Brigadir Jenderal 
Yuda Gustawan , Direktur Politik pada Badan Intelijen Keamanan Polri Brigadir Jenderal 

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri memberikan perhatian khusus terhadap delapan isu yang dapat memicu gangguan keamanan saat pelaksanaan Pemilu 2024. Salah satu di antaranya isu terorisme. 

Potensi gangguan keamanan akibat aksi teror kemungkinan masih akan muncul jelang maupun saat pelaksanaan Pemilu 2024. Teror yang terakhir terjadi adalah aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung pada 7 Desember lalu.

Hasil deteksi kawan-kawan Densus 88 masih ada potensi ancaman terorisme karena beberapa kelompok teror masih punya ideologi yang menyatakan bahwa politik maupun demokrasi adalah haram bagi mereka.

Itu (potensi ancaman teror) otomatis juga jadi ancaman ke depan pada saat penyelenggaraan pemilu.

Selain isu terorisme, Baintelkam Polri juga memberikan atensi khusus terkait isu politik identitas. Sebab, penggunaan politik identitas dalam kontestasi Pemilu 2019 terbukti membuat masyarakat terbelah, bahkan hingga sekarang. 

Saya memperkirakan, para kontestan Pemilu 2024 bakal meramaikan kemabali narasi politik identitas layaknya 2019 seperti isu perbedaan agama, suku, dan golongan. Para kontestan akan memainkan isu pemecah belah bangsa itu demi meraup suara pemilih.

Efek domino politik identitas itu nanti akan banyak menimbulkan gangguan keamanan, baik menjelang, saat pelaksanaan, dan saat pelantikan hasil Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

Enam isu lainya yang mendapat perhatian khusus Polri terkait keamanan Pemilu 2024 adalah terkait keamanan di wilayah Papua, bencana alam, isu resesi ekonomi, isu PHK dan pengangguran, isu terkait UU Cipta Kerja, dan persoalan pandemi. Sebagian besar isu tersebut berpotensi mengganggu keamanan ketika dijadikan materi kampanye oleh para kontestan.

Di sisi lain, Polri sudah bersiap untuk mengamankan penyelenggaraan Pemilu dari sejumlah potensi ancaman keamanan tersebut. Untuk mengamankan Pemilu 2024, Polri menggelar Operasi Mantap Brata.

Sedangkan untuk mengamankan Pilkada Serentak 2024, Polri akan melaksanakan Operasi Mantap Praja. Semua operasi ini kita laksanakan mulai tahun 2022 sampai tahun 2024.

(Lewat keterangannya dalam webinar Sosialisasi Indeks Kerawanan Pemilu Tahun 2024 yang digelar Kemendagri, Selasa (27 Desember 2022).

Berita Terbaru

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…