Lagi, Orang Tewas Terkena Aliran Listrik Tegangan Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto saat di rumah korban. SP/Hadi Lestariono
Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto saat di rumah korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Lagi kasus tewasnya orang akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi, kali ini terjadi di wilayah Dusun Semanding Desa Kawedusan Kec Ponggok Kabupaten Blitar. Kejadian yang terjadi pada Rabu (28/12) pukul 10.00 di kandang bebek itu mengakibatkan korban Imam Safi'i (42) warga Dusun Bululawang Desa Bendo Kec Ponggok Kab Blitar meninggal dunia di tempat.

Menurut keterangan Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH S.IK M.Si melalui Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto membenarkan peristiwa tersebut. Menurut mantan Kasi Humas Polres Blitar Kota ini, kejadian berawal saat korban Imam Syafii yang bekerja harian lepas ini diketahui saksi Kusnan (60) melihat motor milik korban berada di kandang bebek, tapi orangnya tidak diketahui. 

"Sekira pukul 10.30 WIB saksi pak Kusnan melihat sepeda motor Honda Vario warna merah Nopol AG 4011 KCF milik korban terparkir di dekat kandang bebek di belakang rumah saksi. Selanjutnya saksi berniat mendatangi korban di kandang karena korban biasanya setelah selesai memberi makan bebek tidak langsung pulang ke rumah akan tetapi beristirahat dulu di kandang," kata AKP Sony pada wartawan.

Melihat korban tidak ada, masih keterangan Kapolsek Ponggok, selanjutnya saksi masuk ke dalam kandang bebek, dan  saksi menemukan korban sudah tergeletak di tanah, dalam kandang bebek dengan keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang tanpa memakai baju hanya memakai 1 (satu) potong celana jeans 3/4, tangan kanan memegang 1 (satu) buah korek api warna merah, di tangan kiri korban terdapat bekas luka bakar dan memegang kabel listrik. 

"Mengetahui korban tergeletak di tanah, saksi pak Kusnan berlari ke rumahnya untuk mematikan aliran listrik terus menghubungi perangkat desa Kawedusan, oleh perangkat desa melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponggok," tambah AKP Sony.

Sedang TKP adalah kandang bebek berada di belakang rumah saksi lain yaitu Slamet merupakan orang tua korban.

Kondisi korban Imam Syafii dalam posisi terlentang pada tangan kiri dalam keadaan terbakar memegang kabel listrik, tangan kanan memegang korek api warna merah serta di punggung korban ditemukan lampu yang menempel (lengket)

"Dalam pemeriksaan terhadap tubuh korban saat olah TKP, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul ataupun luka lainnya,  korban ditemukan luka akibat tersengat listrik dan pada bagian hidung mengeluarkan darah," kata AKP Sony.

Guna pemeriksaan lanjutan polisi menyita barang bukti berupa kabel listrik sepanjang sekira 20 meter, dan 1 (satu) buah dompet berisi uang sejumlah Rp 89.300,- dan KTP a/n korban. 1 (satu) buah korek api warna merah, 1 (satu) buah HP OPPO warna hitam 1 (satu) buah lampu beserta pitingan, 1 (satu) potong celana jeans 3/4 warna hitam

Atas kejadian itu  pihak keluarga menerima dengan ikhlas kejadian meninggalnya korban dan tidak menuntut kepada siapapun dan pihak manapun, juga  pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban. Les

Berita Terbaru

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri akan kembali mendistribusikan bantuan beras kepada masyarakat melalui ATM Beras pada Kamis (16/4).…

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, mulai…

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Faizal Rachman, pengusaha Event Organizer  yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku hanya dimintai keterangan t…

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…