Korban Hakim Agung Gazalba, Dibebaskan Tingkat PK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Hakim Kasasi yang Hukum Budiman, Ditemukan Lakukan Kekhilafan dan Kekeliruan yang Nyata

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) konsekwen memberi rasa keadilan bagi korban hakim nakal.  MA akhirnya membebaskan Budiman Gandi Suparman di tingkat Peninjauan Kembali (PK). Sebelumnya warga Samarang ini dikenakan hukuman 5 tahun penjara oleh hakim agung Gazalba Saleh.

Ada dugaan vonis 5 tahun penjara itu beraroma suap sehingga hakim agung Gazalba Saleh ditahan KPK.  Vonis bebas itu diketok pada Selasa (27/12/2022) kemarin. "Memerintahkan terpidana dibebaskan seketika," ucap Andi Samsan Nganro kepada wartawan, Kamis (29/12/2022).

Budiman Gandi Suparman dibebaskan dari semua dakwaan Penuntut Umum. Memulihkan hak Terpidana dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya

 

Dissenting Opinion

Putusan itu diketok oleh ketua majelis Suhadi dengan anggota Suharto dan Soesilo. Namun, Soesilo menyatakan dissenting opinion dan menilai Budiman Gandi Suparman tetap bersalah.

Berikut pertimbangan MA membebaskan Budiman Gandi Suparman:

Bahwa Agenda Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Intidana yang dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2016 salah satunya adalah penetapan Pemohon PK/Terpidana sebagai Ketua Umum Pengurus Koperasi Intidana dan pemberhentian keanggotaan Handoko dari Koperasi Intidana. Hasil RAT dituangkan dalam Akta Notaris Nomor 16 tentang Berita Acara Rapat Tahunan (RAT) KSP Intidana tanggal 27 Februari 2016 dan Akta Notaris Nomor 17 tentang Berita Acara Rapat Anggota Khusus tanggal 27 Februari 2016;

Bahwa Rapat Anggota Luar Biasa Koperasi Intidana pada tanggal 01 November 2015 dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Intidana pada tanggal 27 Februari 2016 adalah suatu peristiwa yang nyata-nyata dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan AD dan ART Koperasi Intidana, begitu juga dengan pelaksanaan dan hasil rapat telah dimuat dalam Akta Notaris. Sehingga keadaan palsu tentang peristiwa atau hasil dari kegiatan RALB maupun RAT tidak terpenuhi dalam perbuatan Pemohon PK/Terpidana;

 

Hakim Kasasi Khilaf

Bahwa judex juris dalam mempertimbangkan Pemohon PK/ Terpidana telah menggunakan akta otentik yang dipalsukan telah terbukti melakukan kekhilafan dan kekeliruan yang nyata, oleh karenanya putusan judex juris tersebut harus dibatalkan dan Majelis dalam perkara incasu akan mengadili kembali dengan menyatakan Pemohon PK/Terpidana tidak terbukti melakukan perbuatan dalam dakwaan Penuntut Umum.

Hakim Agung Gazalba Saleh Diduga Terima Rp 2,2 M untuk 'Kondisikan' Putusan kasasi.

Hakim agung nonaktif Gazalba Saleh telah ditahan KPK karena diduga menerima suap untuk memenjarakan Budiman Gandi Suparman selama 5 tahun penjara. Kini, Mahkamah Agung (MA) menganulir putusan itu di tingkat peninjauan kembali (PK).

 

Di PN Budiman Divonis Bebas

Di PN Semarang, Budiman Gandi Suparman divonis bebas. Jaksa lalu mengajukan kasasi.

Disokong Heryanto Tanaka, uang disebut KPK mengalir ke majelis kasasi. Akhirnya Budiman Gandi Suparman dihukum 5 tahun penjara.

Budiman Gandi Suparman dinyatakan bersalah melakukan pidana menggunakan akta otentik yang dipalsukan. Putusan pidana itu diketok oleh Sri Murwahyuni dan Gazalba Saleh. Dan Prim Haryadi mengajukan dissenting opinion.

Ditemukan hakim agung Gazalba Saleh jadi tersangka korupsi oleh KPK dan ditahan. Hakim agung Gazalba diduga KPK menerima suap agar memenjarakan Budiman Gandi. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Deteksi dini dan cegah dini menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ser…

Edy Hadisiswoyo Jadi Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Kekompakan OPD

Edy Hadisiswoyo Jadi Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Kekompakan OPD

Rabu, 28 Okt 2026 13:54 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik kini memiliki Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Edy H…

Program Beasiswa Seribu Sarjana 2027, Pemkot Batu Alokasikan Rp15 Miliar

Program Beasiswa Seribu Sarjana 2027, Pemkot Batu Alokasikan Rp15 Miliar

Rabu, 28 Okt 2026 13:42 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bakal fokus mengoptimalkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui akses pendidikan…

Parade Surabaya Juang 2026, Pemkot Surabaya Bakal Libatkan 2.150 Peserta

Parade Surabaya Juang 2026, Pemkot Surabaya Bakal Libatkan 2.150 Peserta

Rabu, 28 Okt 2026 13:10 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Parade Surabaya Juang 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal melibatkan 2.150 peserta dari berbagai unsur seperti…

Kedapatan Jadi Mandor Proyek di Ngawi, Dua WNA Tiongkok Dideportasi

Kedapatan Jadi Mandor Proyek di Ngawi, Dua WNA Tiongkok Dideportasi

Rabu, 28 Okt 2026 13:08 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial JL dan JZ dideportasi setelah kedapatan menjadi mandor proyek pembangunan di K…

Aktif Lindungi Masyarakat Pekerja Bersama BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Ponorogo Masuk 10 Terbaik Jatim

Aktif Lindungi Masyarakat Pekerja Bersama BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Ponorogo Masuk 10 Terbaik Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 13:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo masuk dalam 10 BAZNAS kabupaten/kota terbaik di Jawa Timur atas…