Ahli: Olah Buah dan Sayur Jadi Jus Juga Punya Kerugian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebagian orang mungkin pernah bertanya-tanya tentang manfaat kesehatan dari jus. Minuman itu biasa dibuat dengan cara "menghancurkan" buah-buahan, sayuran, atau rempah-rempah untuk memisahkan komponen cair dari daging berseratnya.

Ahli diet Melissa Rifkin menjelaskan, salah satu keuntungan dari konsumsi jus adalah meningkatkan asupan buah dan sayuran secara signifikan. Konsentrat buah dan sayuran dalam jus segar, dapat meningkatkan kadar nutrisi folat, antioksidan, dan vitamin C.

Akan tetapi, mengolah buah dan sayur menjadi jus juga punya sejumlah kerugian. Memang ada banyak nutrisi tetap utuh, tapi muatan serat akan berkurang secara signifikan. Padahal, serat amat berperan dalam menurunkan kolesterol darah, menjaga pencernaan, dan menstabilkan gula darah. 

Saat cairan dipisahkan dari ampas buah dan sayuran selama pembuatan jus, sebagian besar serat tertinggal bersama ampasnya yang sering dibuang. "Ini berarti jus tidak memiliki manfaat yang sama seperti yang ditemukan pada buah dan sayuran utuh yang digunakan untuk membuat jus," ujar Rifkin.

Kelemahan lain dari jus adalah protein dan lemak yang minim sehingga kurang mengenyangkan. Bagi orang yang punya kebiasaan hanya sarapan minum jus tanpa asupan makanan lain, dapat menyebabkan defisiensi nutrisi.

Gejalanya bisa berupa masalah pada rambut, kuku, dan kulit, juga kehilangan otot dan penyembuhan luka yang relatif lama. Jus juga relatif rendah kalori, yang membuat seseorang lebih mungkin mengalami kekurangan kalori.

Rifkin menggarisbawahi bahwa jus tetap merupakan minuman sehat sebab dapat menambah asupan vitamin, mineral, dan antioksidan. Namun, ketika jus dimaksudkan sebagai pengganti makanan utuh dan makanan seimbang secara teratur, ini mungkin lebih berbahaya alih-alih menguntungkan.

Perempuan yang berbasis di New York City, Amerika Serikat, itu, menyarankan agar jus dijadikan pelengkap, bukan pengganti porsi makan. Pastikan makanan dan kudapan yang lain mengandung cukup nutrisi yang tidak ditemukan dalam jus, seperti protein, lemak, dan serat.  

"Lebih baik lagi, daripada membuat jus, coba tingkatkan jumlah buah dan sayuran utuh yang dimakan sehingga Anda mendapatkan manfaat jus yang dikombinasikan dengan sifat positif serat," kata Rifkin, dikutip dari laman Eat This Not That, Senin (2/1).hlt/jus

Tag :

Berita Terbaru

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Bapanas Soroti Beras Fortifikasi

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:24 WIB

SURABAYAPAGI.com – Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Brigjen Pol. Hermawan, menegaskan bahwa f…

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Pemerintah Dorong Kelolaan Sampah dengan Teknologi Pirolisis Termahal Rp196 juta

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pemerintah saat ini mendorong percepatan pengelolaan sampah nasional dengan m…

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

BRIN Pamer Hasil Penelitian Revolusi Energi ke Prabowo

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:19 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kepala BRIN Arif Satria mengatakan ada hasil penelitian yang mau dipamerkan adalah produk teknologi gas Adsorbed Natural Gas (ANG). “Ada pro…

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

KAI Umumkan Barang Tertinggal Sekitar Rp 10,84 miliar

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

Senin, 10 Agu 2026 02:16 WIB

SURABAYAPAGI.com – Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, ada 14.890 barang temuan di berbagai wilayah operasional sepanjang J…

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Konsolidasi hingga tingkat a…

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…