Lambannya Penanganan Proyek Galian C Syarat dengan Permainan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Misnadin S. Kanoma Ketua DPC.LSM LAKI Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
Misnadin S. Kanoma Ketua DPC.LSM LAKI Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Persoalan penambangan ilegal di Kab. Sumenep, terus menyita perhatian publik, adanya dugaan permainan pemerintahan desa dan lingkungan pemerintahan Kab. Sumenep mulai tercium.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC Laki Kab. Sumenep, Misnadin S Kanoma kepada Surabaya pagi.com

Menurutnya, persoalan yang tersorot publik adalah galian C yang berada di Lokasi Asta Tinggi, karena letak lahan tempat peristirahatan para raja-raja Sumenep.

"Sangat ironis sekali, penambang galian C itu seharusnya sadar diri, karena itu masuk wilayah Asta keramat tempatnya para raja-raja Sumenep dan para wali, kok bisa masih dijadikan lahan bisnis," ujarnya.

“Semestinya, sebelum melakukan proyek itu dipikirkan terlebih dahulu, jangan merusak tempat peristirahatan para raja di kab. Sumenep, tentu itu akan menuai kontroversi di kalangan para cucu letnan yang ada di Kab. Sumenep,” sambungnya.

Dikatakan Misnadin, pihaknya menerima laporan dari salah satu warga keturunan letnan, yang mengaku jika galian C itu telah mencederai keturunan para raja disana, hanya saja ia tidak tahu darimana proyek itu bisa bekerja di tempat keramat tersebut.

"Saya tidak paham, di Sumenep, itu ada Yayasan Penembahan Sumolo, yang menyelamatkan aset para raja-raja untuk anak cucunya, dan Asta tinggi itu termasuk bagiannya, tapi kenapa kok dibiarkan penambang itu bebas bekerja, apa ada kompensasi," tanyanya.

Jika pun Penembahan Sumolo, memberikan izin terhadap galian C di bawah Asta Tinggi, bukan berarti galian C itu dibebaskan begitu saja, tetap bermasalah karena telah merusak bumi, apalagi penembahan Sumolo tak memberikan izin malah justru semakin menuai masalah.

"Jadi, pemerintah itu semestinya tanggap dengan persoalan serius ini, jangan sampai ada dugaan, permainan antara broker proyek, pemerintahan desa, dan aparat keamanan lainnya," tegasnya.

Sebagai control sosial, pihaknya akan terus memperjuangkan dan membela masyarakat banyak, terutama masalah galian C karena ini menyangkut anak cucu kedepan.

"Ini persoalan serius, jika penegak perda dan aparat kepolisian tidak segera bertindak, maka dikhawatirkan gunung akan setara dengan lautan, dan itu sama artinya membiarkan masyarakat dalam ketakutan pada saat musim penghujan," terangnya.

“Untuk itu saya mendesak kepada Pemerintah Kab. Sumenep, untuk bersuara lewat media, agar masyarakat Sumenep tahu, jika penambang di bawah Asta Tinggi itu mengusik ketenangan para raja-raja di Kab. Sumenep. Dan perlu dibela,” pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa ilmu komputer Jack Zemke tidak kunjung mendapatkan hasil meski telah mengirim ratusan lamaran pekerjaan yang sebagian besar…

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (28/9/2026), dekati l…

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria, menegaskan penyertaan dana CSR untuk berbagai program terkait pembangunan desa yang terarah sangat…

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Produsen otomotif Tata resmi meluncurkan sedan Aeris di pasar India. Untuk membuktikan kekuatan struktur bodi serta keamanan sistem CNG,…

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Lembaga keuangan yang berbasis di Washington mencatat negara-negara maju membayar bunga lebih dari US$ 3,3 triliun atas obligasi pemerintah…

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Majelis Hakim Yang Mulia, Saya ini wartawan yang sangat sabar. Sejak saya rekam pengakuan Erik Wowor, di Lantai V Gedung Direskrimum Polda Jatim tanggal 23…