Galian C di Bawah Asta Tinggi

Meski Bukan Kewenangan Daerah, Pemkab Sumenep Jangan Bungkam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jalan menuju Pemakaman para Raja Sumenep, Asta Tinggi dan lokasi penambang Ilegal, di Jalan Kebunagung Kota Sumenep. SP/Ainur Rahman
Jalan menuju Pemakaman para Raja Sumenep, Asta Tinggi dan lokasi penambang Ilegal, di Jalan Kebunagung Kota Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Setelah disoal oleh anggota Aliansi Indonesia (AI) Kab. Sumenep, Abdullah Affas, dan Ketua DPC LSM Laki Kab. Sumenep, perihal tak tahunya etika pada pekerjaan proyek penambang ilegal galian C di areal pemakaman para Raja-Raja di bawah Asta tinggi Kab. Sumenep.

Berita mulai terbaca oleh para keturunan pangeran letnan dan raja-raja Sumenep, tentang pengerusakan areal peristirahatan para Raja Sumenep, semakin menuai banyak persoalan. 

Informasi yang dihimpun Surabaya Pagi, para keturunan letnan akan mengadakan pertemuan untuk menyatukan gerakan bersatu meluruk proyek galian C di bawah Asta tinggi yang dinilai hanya kepentingan bisnis semata.

Menurut Abdullah Affaz, pihaknya, akan terus menyoal proyek galian C di bawah Asta tinggi itu karena dinilai telah merusak Cagar Budaya Sumenep, dan itu juga sangat tidak pantas di tempat yang mengandung banyak sejarah ke-wali-an itu dijadikan ajang bisnis.

"Memang tidak pantas, pelaku proyek merusak Cagar Budaya Sumenep, apalagi itu areal pemakaman para wali di kab. Sumenep, semestinya sadar diri, jangan asal mendatangkan uang, semua lahan dijadikan ajang bisnis," tegasnya.

Selain itu juga, pihaknya mengatakan, pengerukan bumi itu sangat berdampak kepada pengerusakan bumi, jika nanti terjadi longsor, baru dikatakan hukum alam, padahal bumi dirusak dengan cara disengaja.

"Pemerintah seharusnya peka terhadap peristiwa di lingkungannya, karena ini menyangkut, cagar budaya yang perlu diselamatkan, kok masih nunggu laporan dari warga, setidaknya pemerintah memiliki inisiatif sendiri dalam merawat dan melindungi masyarakat," tudingnya.

Sementara Ketua DPC. LSM Laki Sumenep, Misnadin S. Kanoma, menuding lambannya penanganan proyek galian C itu diduga ada main mata antara pemerintahan desa dan pemerintah Kab Sumenep.

"Sekalipun bukan kewenangannya untuk menghentikan pekerjaan proyek Galian C di bawah Asta Tinggi, setidaknya Pemkab Sumenep, memberikan teguran jika itu masih menjadi cagar budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan," jelasnya.

Ia juga mengatakan,  jika pekerjaan proyek itu sangat tidak pantas karena titik lokasinya di areal pemakaman para raja di Sumenep.

"Silahkan bekerja ditempat yang lain jangan sampai merusak bumi di areal pemakaman para wali di Sumenep, sebab, jika masih tetap bekerja, tunggu saja pembalasan Allah," tegasnya.

Bisa jadi, para raja-raja Sumenep, di alam kuburnya merasa terusik, sehingga membuat kualat terhadap para pekerja dan penambang ilegal tersebut, atau keturunan para Letnan Sumenep, mengutuk para pekerja agar cepat sadar akan sebuah tempat yang keramat.

Secara terpisah, Kasatpol PP Sumenep, Achmad Laily Maulidi saat hendak dikonfirmasi tidak ada di ruang kerjanya.

"Sampean balik lagi nanti, saya juga gak tahu mas" pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa ilmu komputer Jack Zemke tidak kunjung mendapatkan hasil meski telah mengirim ratusan lamaran pekerjaan yang sebagian besar…

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (28/9/2026), dekati l…

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria, menegaskan penyertaan dana CSR untuk berbagai program terkait pembangunan desa yang terarah sangat…

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Produsen otomotif Tata resmi meluncurkan sedan Aeris di pasar India. Untuk membuktikan kekuatan struktur bodi serta keamanan sistem CNG,…

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Lembaga keuangan yang berbasis di Washington mencatat negara-negara maju membayar bunga lebih dari US$ 3,3 triliun atas obligasi pemerintah…

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Majelis Hakim Yang Mulia, Saya ini wartawan yang sangat sabar. Sejak saya rekam pengakuan Erik Wowor, di Lantai V Gedung Direskrimum Polda Jatim tanggal 23…