ANALISA BERITA

Perlu Rekayasa Desain Sistem Pemilu 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prof Dr Valina Singka Subekti

Guru Besar Tetap Ilmu Politik UI
Prof Dr Valina Singka Subekti Guru Besar Tetap Ilmu Politik UI

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemilu sistem proporsional tertutup bisa mencegah politik transaksional. Karena itu saran saya,  lebih baik lakukan sistem proporsional terbuka. Ada sejumlah alasan perlu dipertimbangkan merancang kembali desain sistem Pemilu yang mampu memperkuat Presidensialisme. Sistem proporsional pada satu sisi dan kualitas demokrasi Indonesia pada sisi lainnya.

Menurut saya, pertama sistem pemilu proporsional harus mampu meningkatkan derajat representasi dan akuntabilitas anggota DPR. Kedua, sistem pemilu harus mampu menghasilkan sistem kepartaian dengan jumlah partai sederhana. Dan ketiga, sistem pemilu harus mudah diaplikasikan dan berbiaya rendah serta mampu memutus mata rantai praktek politik transaksional.

Sudah saatnya sistem pemilu yang berpusat pada calon atau 'candidacy centered' perlu direkayasa kembali menjadi sistem pemilu yang berpusat pada partai atau 'party centered'. Ingat, sistem pemilu proporsional tertutup dapat dipertimbangkan kembali sebagai salah satu alternatif untuk digunakan dalam pemilu serentak 2024 mendatang.

Gagasan saya mengenai sistem pemilu proporsional tertutup dengan pertimbangan untuk:

(1) memperketat persyaratan partai politik peserta pemilu.

(2) memperkecil besaran daerah pemilihan dan alokasi kursi dari 3-12 menjadi 3-8.

(3) meningkatkan ambang batas parlemen 5%.

Ingat. Pengalaman negara-negara Amerika Latin seperti Mexico, Brazil dan Argentina yang juga adalah presidensialisme multipartai. Disana, pemilu serentak dengan sistem pemilu mengadopsi besaran dapil dan alokasi kursi yang lebih sedikit. Ini mampu mengurangi jumlah partai di parlemen. Usulan desain sistem pemilu di atas tetap dengan melaksanakan kerangka penyelenggaraan pemilu serentak lima kotak.

Dan gagasan ini perlu dibahas lebih lanjut oleh semua pemangku kepentingan atau stakeholders pemilu.

Saya berharap rekayasa desain sistem pemilu dapat mendorong partai politik menjadi lebih kuat, aspiratif dan akuntabel. Dan  dapat menghasilkan penyelenggaraan pemerintahan presidensial lebih efektif.

Di samping itu pemilu serentak juga perlu didukung penguatan aspek teknis penyelenggaraan dengan mengadopsi e-counting atau e-recap dalam proses penghitungan suara. Ini supaya pemilu serentak lebih jurdil serta untuk mengurangi praktek vote buying dan vote trading yang marak berlangsung di pemilu 2014 dan 2019. erk

 

*) Disampaikan dalam orasi ilmiah sebagai Guru Besar Tetap Ilmu Politik pada Sabtu, 12 Oktober 2019 di Aula Imeri UI.

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …