Jokowi Ingin Presiden Penggantinya Lanjutkan Kebijakan Larangan Ekspor Mineral Mentah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Jokowi. Foto: Setkab.
Presiden Jokowi. Foto: Setkab.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan presiden penggantinya yang terpilih dalam Pemilihan Presiden 2024 nanti bisa melanjutkan kebijakan larangan ekspor mineral mentah yang sudah ia jalankan saat ini.

Dengan demikian, ekspor sumber daya alam Indonesia dilakukan dalam bentuk jadi dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Jokowi mengatakan, kebijakan ekspor bahan mentah hanya akan melanjutkan era VOC 400 tahun lalu dan tidak baik untuk Indonesia ke depan. Maka dari itu, ia kerap mengulang-ulang larangan kebijakan tersebut.

"Karena saya ingin presiden ke depan juga berani melanjutkannya. Tidak gampang ciut nyali, tidak gentar demi kepentingan bangsa, demi kepentingan negara," kata Jokowi di acara HUT ke-50 PDIP, Selasa, (10/1/2023).

Ia pun bercerita mengenai kebijakan hilirisasi yang dijalankan di masa pemerintahannya terbukti dalam menciptakan nilai tambah bagi ekonomi dalam negeri. Untuk nikel saja misalnya.

Sebelum pemerintahannya melarang ekspor nikel mulai 1 Januari 2020 lalu,  nilai perdagangan yang diraih Indonesia dari ekspor produk tersebut hanya US$1,1 miliar atau Rp17 triliun.

Namun, setelah pelarangan ekspor diberlakukan, nilainya melonjak 19 kali lipat menjadi US$20,9 miliar atau sekira Rp326 triliun.

Oleh sebab itu, dirinya akan memperluas kebijakan tersebut. Salah satunya dengan melarang ekspor bijih bauksit.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, Indonesia tidak akan gentar melawan gugatan-gugatan berbagai kawasan di dunia akan kebijakan hilirisasi produk tambang tersebut. Sebab, kekayaan alam harus dinikmati seluruh rakyat.

"Meski ditakut-takuti soal nilkel kita tak mundur, malah ditambahi lagi stop bauksit," ujarya.

Selain itu, Jokowi juga memberikan sinyal pelarangan ekspor barang mentah tembaga akan dilakukan akhir Semester I-2023.

"Mungkin pertengahan tahun kita tambah lagi setop tembaga," tutupnya. jk

Berita Terbaru

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengubah stigma kampung narkoba yang ada di Jalan Kunti, Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…