Diduga Alami KDRT, Nenek 68 Tahun Kekeh Pertahankan Rumah Tangganya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lenny Jahya didampingi Billy Handiwiyanto menunjukkan laporan polisi atas dugaan kekerasan yang diterimanya, Kamis (12/1) di Surabaya. SP/Budi Mulyono
Lenny Jahya didampingi Billy Handiwiyanto menunjukkan laporan polisi atas dugaan kekerasan yang diterimanya, Kamis (12/1) di Surabaya. SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Lenny Jahya tetap ingin mempertahankan pernikahannya dengan sang suami berinisial SM. Meski telah digugat cerai oleh sang suami dan diduga mendapatkan kekerasan fisik maupun KDRT, wanita 68 tahun ini masih mengharapkan biduk rumah tangganya utuh.

Billy Handiwiyanto, selaku pengacara Lenny mengatakan, meski Pengadilan mengabulkan putusan cerai dari sang suami. Namun kliennya masih menginginkan keutuhan rumah tangganya dengan SM.

"Kami lakukan banding atas putusan tersebut dan berharap agar tidak ada perceraian antara klien kami dan pemohon," kata Billy Handiwiyanto, Kamis (12/1).

Billy menjelaskan, gugatan cerai pertama dilakukan SM pada tahun 2021 dan dilanjutkan dengan gugatan kedua. Karena merasa takut akan dugaan kekerasan yang bakal dilakukan sang suami, pihaknya pun membuat Laporan Polisi tanggal 27 Agustus 2022 lalu. LP/B/965/VIII/2022/SPKT/Polrestabes Surabaya, tentang dugaan tindak pidana penelantaran dalam rumah tangga. 

"Karena SM sudah ditetapkan tersangka, kami berharap Polisi melakukan penahanan terhadapnya. Sehingga kejadian kekerasan ini tidak terulang dan terjadi lagi. Karena bu Lenny tinggal sendirian, kita khawatir nyawa bu Lenny terancam," harapnya.

Sementara itu, Lenny Jahya mengaku melaporkan kasus penelantaran oleh suaminya ke Polisi. Hal itu lantaran selama sekitar 2 tahun dirinya tidak dibiayai oleh sang suami. Bahkan terkait kasus kekerasan, Lenny mengaku perilaku sang suami berubah sejak tahun 2015. Hingga di tahun 2019 pihaknya sering mengalami kekerasan.

Bahkan Lenny mengaku pernah dilempar di sofa, ditendang hingga dikunci pintu sehingga tidak bisa masuk ke dalam rumah. Meski demikian, pihaknya masih ingin mempertahankan rumah tangganya yang sudah berjalan selama 42 tahun ini.

"Keyakinan saya mempertahankan rumah tangga ini karena sudah tua. Dan saya mempunyai 2 (dua) cucu dari satu anak saya, yakni laki-laki dan perempuan berusia 5 (lima) dan 1 (satu) tahun lebih," ungkapnya.

Pihaknya juga tidak ingin permasalah ini berlanjut. Bahkan sejak mendapat dugaan kekerasan fisik dari sang suami, Lenny sebenarnya tidak ingin melaporkan hal itu. Lantaran dirinya ingin menjaga nama baik suami. Apalagi sang suami mempunyai bisns, sehingga tidak mau menjelekkan di rekan bisnis maupun di keluarga. 

"Harapan saya, rumah tangga yang sudah saya bangun selama 42 tahun ini bisa kembali seperti dulu. Saya masih ingin mempertahankan keutuhan rumah tangga ini," pungkasnya. nbd

Berita Terbaru

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…