ANALISA BERITA

Parpol Baru Hanya Pecahan Parpol Lama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mada Sukmajati, Pakar politik UGM Jogjakarta
Mada Sukmajati, Pakar politik UGM Jogjakarta

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kehadiran partai politik baru mewarnai iklim demokrasi di Indonesia. Hanya saja dia mempertanyakan identitas ideologi setiap partai. Terlebih kehadiran partai-partai tersebut berakar dari partai politik yang lama.

Saya menilai pecahan parpol lama memiliki ideologi yang tidak jauh berbeda. Dia mencontohkan Partai Ummat yang berisikan para petinggi Partai Amanat Nasional (PAN). Adapula Partai Gelora yang merupakan pecahan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Jadi partai baru di Indonesia itu kebanyakan lahir karena baperan gitu, sakit hati tidak dapat jawaban, lempar-lemparan kursi di partai dan seterusnya. Jadi simpel sekali, partai-partai baru di Indonesia ini lahir.

Inilah yang membuat berdirinya parpol baru tak ubahnya parpol lama. Hanya saja hadir dengan kemasan yang berbeda dan baru. Saya yakin konstituen dan anggota parpol bukanlah sepenuhnya komposisi baru.

Kehadiran parpol-parpol baru, menurut saya hanya menjadi wadah. Terutama para anggota, pengurus, hingga konstituen yang kepentingan dan keinginannya tak tertampung di parpol lama. Sementara untuk ideologi cenderung identik dengan parpol yang lama.

Partai Ummat dengan PAN, kemudian Gelora dengan PKS, yang notabene konstituennya notabene dari pemilu ke pemilu trennya segitu-segitu aja.

Disatu sisi, ini menjadi momen parpol baru untuk menggaet konstituen. Tentunya dengan menawarkan sebuah pemikiran yang baru. Terutama agar dapat menampung keresahan para konstituen hingga anggotanya.

Jadi kalau ada partai baru yang ideologinya sama tapi konstituennya tidak nambah nah itu kan berarti pertarungnnya sebenarnya internal di antara mereka sendiri.

Pernyataannya ini bukan sekadar opini belaka. Karena menurut hasil studi kasus tentang iklim demokrasi di Indonesia. Khususnya karakteristik pemilih dan konstituen parpol dalam setiap penyelenggaran Pemilu.

Salah satu hasilnya adalah minat berpindah ideologi. Studi, membuktikan konstituen cenderung bertahan dengan ideologi yang sama. Sementara untuk parpol akan berpindah dengan ideologi yang tak jauh berbeda.

Jarang sekali yang dari pendukung partai nasionalis ke partai agama atau sebaliknya. Biasanya muternya ya pada partai-partai nasionalis. Jadi kalau enggak milih Gerindra ya PDIP atau sebaliknya. Kalau enggak milih PKB ya PPP. Jadi muter di situ aja.

Terkait Pemilu 2024, saya meyakini tak jauh berbeda. Terlebih parpol yang lolos telah ditentukan oleh KPU. Sehingga setidaknya peta konstituen masing – masing parpol telah sedikit terbaca.

Nah polanya sejauh ini seperti itu, tapi kita kan enggak tahu untuk 2024 tapi berdasarkan pola ya kira-kira akan seperti itu.

(Lewat keterangannya di UGM Jogjakarta, Kamis (12 Januari 2023).

Berita Terbaru

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

SURABAYA PAGI, Magetan- ‎Respon publik cukup beragam pasca penetapan Ketua DPRD Magetan periode 2024-2029 Suratno, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi …

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menggelar aksi penanaman pohon di l…

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Produsen otomotif MG Motor Indonesia memperkenalkan kendaraan listrik terbarunya, MGS5 EV, di Surabaya, Jawa Timur. Peluncuran ini m…

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

SURABAYApAGI.com, Gresik – Fandi Akhmad Yani menegaskan pentingnya tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional dan berintegritas dalam lingkungan B…

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Tabir dugaan praktik mahar politik untuk mendapatkan dukungan partai dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ponorogo…

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Surabaya Pagi - Polemik yang ada di Jalan Basuki Rahmat Nomor 165-167 tersebut menimbulkan adanya pro kontra di tengah-tengah warga. Akhirnya menemukan titik…