Marc Marquez Ingin Terjun ke Balapan Reli Dakar Usai Pensiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Marc Marquez. Foto: MotoGP.
Marc Marquez. Foto: MotoGP.

i

SURABAYAPAGI.COM, Madrid - Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez sudah memiliki rencana mengenai apa yang harus dilakukannya jika pensiun dari ajang balap MotoGP di masa depan nanti. Marc Marquez mengatakan tertarik untuk menjajal Reli Dakar yang disebut-sebut sebagai balapan terberat di dunia tersebut saat nanti pensiun dari MotoGP.

Juara Dunia delapan kali itu penasaran dengan ganasnya reli terpanjang di dunia tersebut.

 "Tentu saja saya mengikuti Dakar. Saya suka segalanya tentang mesin," kata Marquez mengutip Crash.net, Jumat (13/1/2023).

Marquez menyebut kelas motor reli dakar terlalu berat dan berbahaya untuk seorang pemula. Maka dari itu, menurutnya, ia harus melakukan persiapan secara matang. Terlebih, balapan reli dakar terkenal sebagai race yang berat, sehingga membutuhkan kondisi fisik yang prima.

"Balapan Dakar membuatku memiliki ketertarikan di sana. Namun semuanya butuh persiapan karena bakalan berat," ujarnya , dikutip dari laman Motosan, Jumat (13/1/2023).

Ia juga menyatakan bahwa dirinya adalah pembalap yang sama sekali tak menyukai kekalahan. Jadi, andai ia ikut Reli Dakar suatu saat nanti, persiapannya harus benar-benar matang dan dilakukan secara profesional. Ini mengartikan bahwa ia tak mau ikut Reli Dakar hanya berdasarkan keinginan untuk iseng.

"Saya orang yang kompetitif. Artinya tak suka kekalahan. Saya ingin race yang sesungguhnya, bukan cuma asal finis saja," terang rider asal Catalan.

Saat disinggung mengenai Reli Dakar yang ingin ia ikuti, Marquez mengatakan yang pasti bukan dengan motor. Menurutnya Reli motor sangat menyiksa dan dia tidak suka kalah.

“Hal yang paling jelas, saya tidak akan balapan menggunakan motor. Karena itu membuatku menjadi sulit bagi seorang pemula. Hal itu akan membuat saya terluka. Tetapi, Reli Dakar memberikan rasa hormat besar, karena harus melakukan persiapan,” kata Marquez dikutip Crash, Jumat (13/1/2023).

Selain itu, Marquez juga mengatakan bahwa co-pilot yang bicara saat sedang balapan akan menjadi masalah.

"Itulah yang paling merugikan saya, jika ada seseorang di sebelah saya yang berbicara. Akan sulit bagi saya. mengemudi dan mendengarkan seseorang pada saat yang sama," ucapnya.

Marquez mengaku membuka diri pada kesempatan berlaga di Reli Dakar ketika ia sudah pensiun dari MotoGP. Satu hal yang pasti, ia enggan turun di kategori motor seperti Petrucci.

"Mungkin ini bisa terjadi pada masa depan. Namun, saat ini saya belum mempertimbangkan. Meski begitu, saya pastikan, saya tak mempertimbangkan naik motor. Saya bahkan takkan finis. Jika berkompetisi, maka Anda butuh persiapan matang dan pengalaman. Pasalnya, itu balapan paling sulit di dunia," tutupnya. mad

Berita Terbaru

Lismawati: Informasi Pungutan Seragam OSIS dan Pramuka Tidak Benar  ‎

Lismawati: Informasi Pungutan Seragam OSIS dan Pramuka Tidak Benar ‎

Selasa, 07 Jul 2026 16:11 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 16:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dinas Pendidikan Kota Madiun memastikan tidak ada pungutan untuk seragam OSIS dan Pramuka bagi Siswa SD dan SMP. Pemkot Madiun t…

Ali Mufthi Disambut Pencak Silat Khas Bawean, Safari Politik Golkar Dimulai

Ali Mufthi Disambut Pencak Silat Khas Bawean, Safari Politik Golkar Dimulai

Selasa, 07 Jul 2026 16:03 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 16:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, GRESIK – Safari politik DPD Partai Golkar Jawa Timur ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, diawali dengan penyambutan budaya yang kental. Ketua D…

Sinergi Pemkab Sumenep Dan Baznas Sejahterakan Masyarakat Melalui Program RTLH

Sinergi Pemkab Sumenep Dan Baznas Sejahterakan Masyarakat Melalui Program RTLH

Selasa, 07 Jul 2026 15:38 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 15:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep berkomitmen tingkatkan kesejahteraan…

Keterangan Saksi Dinilai Tak Jelaskan Pokok Perkara, Pengacara Pedagang Minta Kadisdag Bersaksi di PTUN

Keterangan Saksi Dinilai Tak Jelaskan Pokok Perkara, Pengacara Pedagang Minta Kadisdag Bersaksi di PTUN

Selasa, 07 Jul 2026 15:23 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 15:23 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – ‎Sidang pembuktian gugatan 50 pedagang pasar terhadap Surat Keputusan (SK) pencabutan Surat Izin Penempatan (SIP) kios di Penga…

Belasan Tahun Menunggu, Warga Kanigoro Desak Hadirnya SMA Negeri

Belasan Tahun Menunggu, Warga Kanigoro Desak Hadirnya SMA Negeri

Selasa, 07 Jul 2026 15:12 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Harapan warga Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, untuk memiliki SMA maupun SMK Negeri akhirnya mendapat perhatian dari DPRD J…

Sertijab Pj Kepala Desa Kepada Kepala Desa Terlantik Desa Balongdowo Kecamatan Candi

Sertijab Pj Kepala Desa Kepada Kepala Desa Terlantik Desa Balongdowo Kecamatan Candi

Selasa, 07 Jul 2026 14:46 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Serah Terima Jabatan dari Pj Kepala Desa (Kades) Balongdowo Kecamatan Candi kepada Kepala desa terpilih Moch Yatim, S.A.P.…