Bupati Ikfina Bakal Bentuk BUMD Sektor Pariwisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Bupati Ikfina Fahmawati tengah berancang-ancang membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru. Nantinya, perusahaan pelat merah ini akan melakukan pengembangan dan mengelola sektor wisata di Bumi Majapahit.

Ikfina menegaskan, jika pariwisata menjadi bagian dalam peningkatan kegiatan ekonomi kreatif (ekraf). Bagaimana pun pariwisata yang apik dan bisa memberi kebutuhan kepada para wisatawan yang berdatangan, secara otomatis ekraf akan ikut terkerek naik.

 ’’Jadi, pariwisata dan ekraf menjadi satu hal yang tak terpisahkan. Sehingga, dalam pengembangannya harus berjalan beriringan,’’ ungkapnya, kemarin.

Tak urung, di tengah pemulihan ekonomi ini, pihaknya punya angan-angan dan konsep besar. Salah satunya mulai membuat masterplan untuk pengembangan potensi pariwisata di daerah dengan 18 wilayah ini.

 ’’Kita juga butuh dan perlu membentuk BUMD khusus dalam pengembangan wisata. Setelah terbentuk dan fokus, maka tugas disbudporapar nanti fokus pada standarisasi objek wisata dengan segala pendukungnya,’’ tegasnya.

Harapannya, wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto bisa memberi pemenuhan kebutuhan kepada para wisatawan yang datang. Apalagi, jika melihat karakteristik daerah, wilayahnya ini memiliki potensi besar di sektor wisata. 

Segala macam destinasi sudah lengkap. Tak heran jika kemudian, Kabupaten Mojokerto ini sebagai Mojokerto Full of Majapahit Greatness. Yang berarti, Penuh dengan Kemegahan Majapahit. Artinya, Majapahit tak sekadar menjadi slogan, melainkan diwujudkan dalam pembangunan infrastruktur yang memiliki asas manfaat bagi sektor ekraf di tengah masyarakat.

 ’’Kita punya wisata alam, kita punya wisata histori, kita punya wisata religi, ini yang menjadi modal kita menjadikan Kabupaten Mojokerto besar dengan sistem ekonomi kerakyatan,’’ jelasnya.

Apalagi, daerah kini juga dituntut dalam kemandirian fiskal. Sehingga untuk bisa genjot pendapatan asli daerah (PAD) di segala sektor, pemda butuh BUMD satu lagi. Selain fokus mengurusi sektor wisata, juga ekraf untuk mendongkrak perekonomian kerakyatan. Menurutnya, ekonomi kerakyatan ini menjadi poin penting yang tak bisa dikesampingkan. 

’’Ini perlu disupport pemerintah. Jadi kita memang perlu BUMD satu lagi untuk mengurusi itu. Wisata ekraf, dan produk-produk lokal serta pertanian yang perlu peran dan kehadiran pemerintah,’’ tegasnya.

Sebagai langkah awal, pihaknya bakal konsultasi. Selain harus diperhitungkan matang, BUMD ini juga perlu tenaga banyak dan ahli di bidangnya. Pemda punya mimpi besar agar produk unggulan hasil kreasi para pelaku ekraf di 18 kecamatan bisa dikenal di kancah nasional bahkan mendunia. Termasuk, menggaungkan kawasan pariwisata segitiga emas yang menjadi andalan di Bumi Majapahit. Yakni, Pacet dan Trawas dengan pesona alamnya. Dan Trowulan yang kaya akan benda cagar budaya nasional sebagai wisata sejarah. Dwi

Berita Terbaru

Keracunan Massal MBG, 200 Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Pusing hingga Mual

Keracunan Massal MBG, 200 Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Pusing hingga Mual

Senin, 11 Mei 2026 14:46 WIB

Senin, 11 Mei 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini keracunan akibat menu makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi. Sebanyak ratusan siswa dari belasan sekolah di…

26.931 CJH Embarkasi Surabaya Diterbangkan ke Tanah Suci, Capai 61 Persen

26.931 CJH Embarkasi Surabaya Diterbangkan ke Tanah Suci, Capai 61 Persen

Senin, 11 Mei 2026 14:31 WIB

Senin, 11 Mei 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per Minggu (10/05/2026), total sebanyak 26.931…

Pemkot Upayakan Penataan Balai Pemuda Jadi Ruang Seni Terbuka di Surabaya

Pemkot Upayakan Penataan Balai Pemuda Jadi Ruang Seni Terbuka di Surabaya

Senin, 11 Mei 2026 14:02 WIB

Senin, 11 Mei 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya saat ini tengah mengupayakan penataan kawasan Balai Pemuda yang nantinya dinilai sebagai upaya…

Korsleting Listrik, Gudang Sembako di Blitar Terbakar Habis, Dua Korban Luka

Korsleting Listrik, Gudang Sembako di Blitar Terbakar Habis, Dua Korban Luka

Senin, 11 Mei 2026 13:51 WIB

Senin, 11 Mei 2026 13:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga Desa Sukorejo Kec.Sutojayan Kabupaten Blitar di kagetkan kobaran api dari sebuah gudang sembako pada Minggu (10-Mei-2026)…

Stok Melonjak Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Magetan Justru Anjlok hingga Rp500 Ribu

Stok Melonjak Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Magetan Justru Anjlok hingga Rp500 Ribu

Senin, 11 Mei 2026 13:40 WIB

Senin, 11 Mei 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berbeda dengan stok sapi yang menipis sehingga harganya juga mahal, justru harga kambing dan domba justru lebih murah karena jumlah…

Lewat Program SPHP, Bapanas Salurkan 7.700 Ton Jagung untuk Peternak Magetan

Lewat Program SPHP, Bapanas Salurkan 7.700 Ton Jagung untuk Peternak Magetan

Senin, 11 Mei 2026 13:33 WIB

Senin, 11 Mei 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti fenomena pakan ternak yang melonjak ugal-ugalan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Badan Pangan…