Jual Pil Double L dan Sabu, Warga Kedung Baruk Diringkus Polsek Asemrowo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka kasus penyalahgunaan sabu dan pil double L yang berhasil diringkus oleh aparat kepolisian. SP/Ariandi.
Tersangka kasus penyalahgunaan sabu dan pil double L yang berhasil diringkus oleh aparat kepolisian. SP/Ariandi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang warga Jalan Kedung baruk XVI Surabaya, berinisial P (47) berhasil diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Asemrowo Surabaya atas kasus dugaan memiliki dan mengedarkan narkotika jenis sabu dan pil double L.

Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan mengatakan, awalnya anggota mendapat informasi dari masyarakat yang berperan aktif membantu pihak kepolisian untuk memberantas peredaran narkotika di kota Surabaya bahwa P merupakan seorang pengedar pil koplo.

"Disebutkan adanya transaksi jual beli obat sediaan farmasi jenis double L di wilayah Jalan Kedung Baruk XVI Surabaya," kata Kompol Hari kepada awak media, Jumat (13/01/2023).

Selanjutnya, petugas menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan serangkaian penyelidikan.

“Tim kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan perencanaan penangkapan,” ujarnya.

Setelah dipastikan kebenarannya dan keberadaan terduga target, petugas melakukan penggerebekan dan didapati tersangka sedang bersantai di rumah.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan terduga di rumahnya di Jalan Kedung Baruk XVI Surabaya pada Senin (9/1/2023) pukul 19.00.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 825 butir pil double L dan sabu satu poket dalam sebuah plastik transparan siap dijual oleh pelaku.

"Di dalam rumah pelaku ditemukan barang bukti satu poket sabu di dalam sebuah plastik transparan serta 825 butir pil koplo double L." terangnya.

Lebih lanjut, Kompol Hari menambahkan, dalam kasus peredaran ini kemungkinan besar masih ada komplotan atau jaringannya. Maka tersangka saat ini masih dalam pengembangan.

"Kami saat ini masih melakukan pemeriksaan dan pendalam terhadap tersangka. Karna diduga tersangka ini ada yang mengirimnya." tuturnya.

Saat diinterogasi, tersangka sempat mengelak. Namun, berkat kejelian petugas, P akhirnya mengakui pil LL tersebut miliknya. Ratusan pil LL tersebut rencananya akan dijual kembali. Selanjutnya tersangka beserta barang bukti (BB) diamankan ke Mapolsek Asemrowo.

Selain dijual, barang tersebut juga dikonsumsi sendiri oleh tersangka. Polisi membawa tersangka untuk dicek urine.

“Hasilnya, tersangka positif menggunakan sabu. Ia juga mengonsumsi pil LL yang dijualnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Asemrowo Iptu Daniel Napitupulu mengungkapkan, tersangka membeli 950 butir seharga Rp 800 ribu. Kemudian oleh tersangka sabu tersebut dibagi menjadi kemasan kecil dengan jumlah 10 butir dan dijual seharga Rp 20 ribu.

“Tersangka menjualnya dengan menggunakan bungkus rokok bekas untuk mengelabui polisi,” tuturnya,” ujar Iptu Daniel.

Saat ini tersangka ditahan di Polsek Asemrowo Surabaya. Tersangka juga akan dijerat dengan Pasal 112 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 196 Jo. Pasal 98 ayat (2) UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

"Tersangka mengaku jika dirinya menyesali atas perbuatannya dan dia juga mengatakan tidak akan berulang lagi, saya mau insaf pak polisi," pungkasnya. ari

Berita Terbaru

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar satu tahun pra sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Sekolah Rakyat Jawa Timur…

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi keberhasilan komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang semakin mengukuhkan…

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mulai menyoroti…