Anggaran Pelayanan Adminduk Susut 10 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Proses pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di kabupaten tahun ini terancam lamban. Menyusul, anggaran yang dialokasikan sebagai operasional pelayanan mengalami pemangkasan dibandingkan tahun lalu.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo mengatakan anggaran yang diploting untuk pelayanan adminduk untuk tahun ini menyusut. Yakni sepuluh persen dari sebelumnya Rp 2,5 miliar di tahun 2022. Kini, anggaran operasional pelayanan yang bersumber dari APBD tersebut dikepras menjadi senilai Rp 2 miliar.

 ’’Anggaran pelayanan adminduk masih untuk tahun ini dikurangi 10 persen. Menjadi sekitar Rp 2 miliar dan memang mayoritas ada pengurangan. Itu untuk prioritas pendidikan, kesehatan, PUPR serta alokasi untuk P3K,’’ katanya.

Pengurangan anggaran operasional ini, lanjut Amat, pastinya bakal berpengaruh terhadap pelayanan adminduk di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto. Terutama pencetakan e-KTP yang membutuhkan biaya cukup tinggi.

Salah satunya, kebutuhan tinta printer dan operasional lain seperti pelayanan keliling perekaman e-KTP. Padahal, tahun ini Dispendukcapil tengah mengejar target penuntasan rekaman e-KTP untuk 9.000 orang yang masuk dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) pada 14 Februari 2024.

 ’’Pelayanan adminduk selama ini, anggaran yang dipakai untuk pencetakan. Seperti tinta ribbon yang paling banyak menyerap anggaran dan sarana prasarana lainnya untuk pelayanan, perjalanan dinas pelayanan keliling,’’ jelasnya.

Mantan Kepala Disbudparpora Kabupaten Mojokerto ini mengungkapkan, sejatinya Dispendukcapil membutuhkan anggaran khusus giat sosialisasi. Itu agar masyarakat, khususnya di desa segera mengurus adminduk terutama perekaman e-KTP. ’’Kita memang membutuhkan itu menggencarkan proses pelayanan adminduk. Namun karena tidak ada anggaran, sehingga memang sangat minim sosialisasi mengenai hal tersebut,’’ beber Amat.

Menurut dia, idealnya anggaran operasional pelayanan adminduk seperti di wilayah penyangga, minimal mencapai Rp 3 miliar. Itu sudah termasuk sosialisasi dan pelayanan keliling di setiap kecamatan.

Masih kata Amat, untuk memaksimalkan anggaran yang ada saat ini, pihaknya mengoptimalkan pembagian tugas wilayah kerja kepada seluruh petugas di lapangan. Seperti pelayanan dispendukcapil kecamatan yang dikoordinir oleh satu petugas per kecamatan. Namun, hanya 14 kecamatan yang memiliki petugas dispendukcapil.

Sedangkan, empat kecamatan lainnya yakni, Kecamatan Sooko, Puri, Mojoanyar dan Kecamatan Bangsal tetap melakukan pelayanan adminduk di kantor Dispendukcapil. Untuk proses perekaman e-KTP jemput bola, ada 58 petugas yang disiagakan untuk pelayanan di 18 kecamatan. ’’Sudah ada 14 petugas yang kita sebar untuk pelayanan adminduk di seluruh kecamatan. Empat kecamatan tetap di kantor Dispendukcapil karena dekat jaraknya,’’ tandasnya. dwi

Berita Terbaru

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Setelah debit sumur warga terus menurun saat musim kemarau panjang, kini sedikitnya 50 desa di 12 kecamatan di Kabupaten…

Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan

Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan

Minggu, 27 Sep 2026 14:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti penanganan darurat kebakaran dan evaluasi keselamatan kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen Banyuwangi telah…

Tertibkan Sampah Visual, Pemkot Batu Bakal Siapkan 8 Ruang Kreatif Seniman

Tertibkan Sampah Visual, Pemkot Batu Bakal Siapkan 8 Ruang Kreatif Seniman

Minggu, 27 Sep 2026 14:21 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti permasalahan sampah di Kota Batu tidak melulu berupa limbah fisik yang berserakan di jalanan mulai dari baliho dan…