Pemkab Mojokerto Gelontor Sektor Kesehatan dan Pendidikan Rp 1,2 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ikfina saat peresmian gedung sekolah baru
Bupati Ikfina saat peresmian gedung sekolah baru

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Sektor pendidikan dan kesehatan tahun ini digelontor anggaran jumbo. Setidaknya dua kebutuhan dasar masyarakat digelontor Rp 1,2 triliun. Dengan rincian, sektor pendidikan Rp 744 miliar dan kesehatan Rp 484 miliar.

Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko mengatakan, sesuai regulasi anyar tahun ini, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas dari pemerintah pusat. Hal itu menjadi bukti keseriusan pemerintah untuk mendongkrak kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan global.

’’Jadi, sesuai ketentuan baru ini, kami daerah juga harus memberi porsi anggaran lebih besar terhadap pendidikan dan kesehatan,’’ ungkapnya, kemarin.

Sesuai data, tahun ini pemda mengalokasikan anggaran untuk urusan pendidikan sebesar Rp 744 miliar. Terbagi Rp 681,9 miliar untuk belanja operasional dan Rp 62 miliar untuk belanja modal. Begitu juga dengan urusan kesehatan, dari kekuatan APBD 2023 Rp 2,5 triliun, pemda kucurkan sebesar Rp 484 miliar yang terbagi dalam belanja operasional Rp 382 miliar dan belanja modal capai Rp 101,9 miliar.

Khusus untuk kesehatan, selain digelontor ke dinas kesehatan sebesar Rp 170 miliar, juga dialirkan ke 27 puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan. Porsi terbesar ke puskesmas Jatirejo sekitar Rp 3 miliar. Disusul Puskesmas Puri Rp 2,9 miliar, dan Puskesmas Sooko Rp 2,7 miliar. Termasuk ke dua rumah sakit pelat merah. Masing-masing, RSUD prof dr Soekendar Mojosari capai Rp 194,8 miliar dan RSUD RA Basoeni Rp 70,7 miliar.

’’Masing-masing yang di-ploting ke rumah sakit dan puskesmas itu juga sebagian untuk belanja modal dan operasional. Tapi ada juga yang hanya untuk belanja operasional saja,’’ jelasnya.

Menurutnya, ploting anggaran ini tak lain disesuaikan mandatory spending dari pemerintah pusat. Hal itu tak lain sebagai upaya pemerintah melakukan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang harus diberikan pemerintah kepada masyarakat. ’’Jadi, ini sebagian substansi pelayanan dasar pada urusan pemerintahan wajib yang berhak diperoleh warganya. Sehingga mau tidak mau plotting itu menjadi keharusan daerah untuk memberikan standar pelayanan minimal ini,’’ tegasnya.

Kondisi itu juga berbanding lurus dengan anggaran Rp 39 miliar untuk penggajian pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dalam APBD 2023. Angka itu untuk 722 formasi usulan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan (nakes) tahun ini. ’’Ini juga menjadi kewajiban daerah. Kita alokasikan Rp 39 miliar, kalau kurang dari itu, pemerintah pusat tidak mau mencairkan,’’ paparnya.

Pun demikian dengan mandatory spending untuk infrastruktur. Hanya saja, karena selama ini pemkab sudah memberikan prioritas terhadap pembangunan, tak menyulitkan pemda untuk mencarikan kekurangan alokasi wajib tersebut.

’’Kekurangan-kekurangan untuk mandatory spending di urusan pemerintah bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur ini kita ambilkan ke OPD-OPD lainnya. Tapi tidak banyak, karena setiap tahun tiga sektor ini memang sudah menjadi prioritas Pemkab Mojokerto,’’ bebernya.

Sesuai data, belanja modal infrastruktur diploting sekitar Rp 337 miliar. Angka ini terbagi dalam belanja modal jalan, jaringan dan irigasi sebesar Rp 177 miliar. Sedangkan belanja infrastruktur gedung dan bangunan capai Rp 160 miliar. Jika dibanding tahun lalu pada APBD, tahun ini tergolong meningkat sekitar Rp 31 miliar.

’’Porsi cukup besar untuk infrastruktur tiap tahunnya memang sebagai upaya pemerintah menjaga kesinambungan pembangunan berdasarkan prioritas,’’ katanya. Dwi

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…