Ratusan Guru Honorer Berebut 41 Formasi P3K Kota Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Ratusan pelamar umum mengikuti seleksi kompetensi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) jabatan fungsional guru di Kota Mojokerto, kemarin. Mereka yang masuk prioritas empat (P4) ini berebut 41 formasi di sejumlah SMP Negeri.

Uji kompetensi berlangsung dua hari di SMKN 1 Kota Mojokerto. Di sesi kedua kemarin, mereka mendapat kunjungan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. ’’Jika nantinya diberi kesempatan untuk bisa mengabdi di Kota Mojokerto, maka syukurilah. Kalau pun yang tidak lolos, juga jangan patah semangat. Jangan putus asa,’’ ungkap Ning Ita kepada para peserta.

Ditegaskan Ning Ita, sejatinya mengabdi sebagai guru itu sudah ibadah yang luar biasa. ’’Tidak pernah ada wali kota tanpa jasa guru. Itulah betapa besarnya jasa guru. Tapi mungkin melalui seleksi CAT P3K ini status kepegawaiannya menjadi jelas. Dengan standar yang ditetapkan juga jelas,’’ bebernya.

Menurutnya, total ada 124 yang berhak mengikuti seleksi kompetensi. Hanya saja dalam pelaksanaannya hanya 117 peserta yang hadir. Sedangkan, 7 di antaranya absen. Sehingga pelaksanaan membutuhkan waktu dua hari dengan dua sesi per hari. ’’Jadi, dari 117 peserta yang mengikuti ini merebutkan 41 formasi,’’ tegasnya.

Ning Ita menambahkan, jika sebagai tenaga pendidik, itu sudah dilakukan bertahun-tahun. Transfer pengetahuan sudah berjalan. Termasuk, tugas mencerdaskan bangsa juga sudah dilakukan. ’’Hari ini mengikut tes, sejatinya lebih memperjuangkan status kepegawaian mereka. Supaya ke depan, guru yang memiliki tugas utama untuk mencerdaskan bangsa ini, ketika memiliki status P3K, tentu hak-hak terkait dengan kesejahteraannya sudah bisa dikatakan layak,’’ paparnya.

Harapannya, seorang pendidik memiliki kelayakan secara ekonomi. ’’Ilmu yang ditransfer ke anak bangsa, benar-benar ilmu yang berkualitas karena sang pentransfer ilmunya sudah cukup sejahtera. Karena sudah tidak ada persoalan kebutuhan dasar lagi,’’ jelasnya.

Tahun ini, pemkot kembali memberi atensi khusus usulan P3K. Selain formasi tenaga pendidik, tenaga kesehatan juga menjadi prioritas. Hanya saja, pemda masih menunggu formasi resmi dari pemerintah pusat. ’’Tentu akan menjadi prioritas, tapi saat ini masih belum, nanti ketika sudah dibuka formasi usulan pasti kita usulkan,’’ tandasnya.

41 formasi untuk P4 ini berasal dari total kuota 168 formasi yang dibuka tahun lalu. Kursi ini seluruhnya merupakan jabatan fungsional guru di SMP Negeri. Formasi terbanyak berasal dari posisi jabatan guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) masing-masing sebanyak 10 kursi. Kemudian disusul formasi guru bimbingan konseling, bahasa Indonesia, dan matematika yang masing-masing membuka 4 kursi. Sedangkan sisa kuota lainnya terbagi untuk formasi guru agama Islam 2 kursi, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 2 kursi, Penjasorkes 2 kursi, dan bahasa Inggris 1 kursi. Dwi

Berita Terbaru

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring kemelutnya masarakat wilayah Kec.Kepanjen Kabupaten Malang dengan pihak PJT ( Perum Jasa Tirta ) sejak beberapa waktu lalu,…

Polres Blitar Kota Laksanakan Kegiatan Pengamanan Penyaluran Bansos

Polres Blitar Kota Laksanakan Kegiatan Pengamanan Penyaluran Bansos

Jumat, 05 Jun 2026 14:31 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna tertib dan amanya pelaksanaan Pembagian Bantuan Sosial dari Pemkab Blitar, pada hari ini Kamis, 4 Juni 2026 Jumat 5 Juni 08.00…

DPRD Kota Madiun Rampungkan Pembahasan Tiga Raperda Inisiatif 

DPRD Kota Madiun Rampungkan Pembahasan Tiga Raperda Inisiatif 

Jumat, 05 Jun 2026 14:28 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun telah merampungkan pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif yang dibahas melalui penyampaian …

Riset Baru Tunjukan Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Klinis dan Ekonomis Atasi Masalah Gizi Anak

Riset Baru Tunjukan Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Klinis dan Ekonomis Atasi Masalah Gizi Anak

Jumat, 05 Jun 2026 12:34 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 12:34 WIB

Untuk Wujudkan Generasi Emas 2045 Bebas Stunting…

Ditenggarai Ada Tokoh Tokoh Besar Dibalik Korupsi di BGN, Irjen (Purn) Sony Sonjaya, Siap Jadi Justice Collaborator

Ditenggarai Ada Tokoh Tokoh Besar Dibalik Korupsi di BGN, Irjen (Purn) Sony Sonjaya, Siap Jadi Justice Collaborator

Jumat, 05 Jun 2026 11:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengacara mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, Krisna Murti menyebut, Sony siap membuka nama-nama besar…

Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, Siswi SMPN 1 JABON Incar SMAN 1 PORONG

Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, Siswi SMPN 1 JABON Incar SMAN 1 PORONG

Jumat, 05 Jun 2026 09:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 09:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo Dr. Netty Lastiningsih, M.Pd  mengimbau kepada seluruh …