Usai Transaksi Sabu, Dua Residivis Diringkus Polsek Tegalsari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka dan barang bukti yang dipamerkan petugas kepolisian Polsek Tegalsari Surabaya, Kamis (26/1/2023). SP/Ariandi.
Tersangka dan barang bukti yang dipamerkan petugas kepolisian Polsek Tegalsari Surabaya, Kamis (26/1/2023). SP/Ariandi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dua pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu berhasil diringkus Tim Opsanal Polsek Tegalsari di dalam rumah kost yang berada di Jalan Pakis Wetan 4 no.19 Surabaya. Pada Jumat (20/1/2023) sekitar pukul 04.00 WIB.

Mereka adalah IAB (20) warga Jalan Kupang Gunung Timur  Gang VI no. 45 Surabaya dan LWI (26) warga Dusun Nglarang, Desa Cakul, Kecamatan Doko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur atau kos di Jalan Pakis Wetan Gang 4 no.  19 Surabaya.

Kapolsek Tegalsari Imam Mustolih mengungkapkan, kronologi penangkapan kedua tersangka berawal dari laporan masyarakat yang diterima anggota tim opnal Reskrim Polsek Tegalsari, bahwa di rumah kosan Jalan Pakis Wetan Gang IV nomor 19 Surabaya sering digunakan jual beli sabu.

“Berbekal informasi tersebut anggota Reskrim Polsek Tegalsari langsung meluncur ke lokasi mendapati dua orang pelaku yang sudah selesai transaksi narkoba jenis sabu-sabu,” kata Imam (Kamis (26/1/2023).

Setibanya di TKP, ternyata benar bahwa di dalam kos tersebut terdapat dua orang baru saja selesai melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu.Kedua pelaku mempunyai peran yang berbeda, yakni sebagai kurir dan juga pengedar.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan rokok mild hijau yang di dalamnya berisi 1 bungkus plastik berisi sabu seberat 2,70 gram, 1 bungkus plastik berisi sabu seberat 0,55 gram, 1 buah timbangan elektrik warna silver, 2 buah handphone, 2 lembar kartu ATM BCA, 9 lembar bukti transfer bank BCA, 1 buah sendok warna putih, sedotan warna putih serta uang tunai sebesar Rp 300 ribu.

Kedua pelaku mengakui bahwa barang terlarang tersebut adalah milik mereka. Kedua pelaku beserta barang bukti langsung digelandang ke Polsek Tegalsari Surabaya.

Berdasarkan catatan kepolisian, kedua pelaku ternyata seorang residivis di kasus yang sama pada tahun 2019.

“Kedua tersangka merupakan residivis di kasus yang sama pada tahun 2019,” tutupnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 junto pasal 132 ayat 1 subsider pasal 12, 112 ayat 1 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 7 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara. ari

Berita Terbaru

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka untuk mendukung program prioritas melalui perubahan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026, Pemerintah…

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menggulirkan kasus kekerdilan anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menggencarkan Program Aksi Cegah Stunting (ACS)…

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya strategis dalam menekan penyebaran kasus HIV/AIDS, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus menggencarkan…

Pemkab Situbondo Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis bagi 2.000 Orang

Pemkab Situbondo Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis bagi 2.000 Orang

Rabu, 22 Jul 2026 11:02 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari ikhtiar pemerintah daerah (pemda) setempat dalam pelayanan kesehatan mata untuk mengurangi angka penderita…