Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi RI Peringkat 1 atau 2 di Antara Negara G20

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Jokowi saat acara perayaan Imlek Nasional Tahun 2023 di Jakarta, Minggu (29/1/2023). Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden.
Presiden Jokowi saat acara perayaan Imlek Nasional Tahun 2023 di Jakarta, Minggu (29/1/2023). Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bangga bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik di tengah pandemi Covid-19. Ia menyebut, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III tahun 2022 termasuk yang tertinggi di antara negara anggota G20 yakni di peringkat satu atau dua.

Jokowi pun meyakini perekonomian Indonesia akan bertumbuh hingga 5,3 persen dibandingkan tahun lalu atau year on year (yoy).

"Perkiraan saya pertumbuhan ekonomi yoy berada di angka 5,3. Coba bandingkan dengan negara-negara besar G20, seingat saya kalau nggak nomor satu ya nomor dua kita," kata Jokowi saat acara perayaan Imlek Nasional di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (29/1/2023).

Menurut Jokowi, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,72 persen, dan inflasi di angka 5,51 persen.

"Kita patut bersyukur ekonomi kita tumbuh sangat baik. Pada kuartal III-2022 di angka 5,72%, inflasi terkendali 5,5%," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengajak seluruh masyarakat Indonesia bersyukur. Pasalnya Indonesia telah berhasil keluar dari masa-masa silam dari pandemi Covid-19.

Saat ini, kata Jokowi, kehidupan di Indonesia mulai berangsur pulih, bahkan sedang di masa transisi menuju normal.

"Kita patut bersyukur kalau kita ingat tahun 2020, kalau kita ingat 2021, kalau kita ingat 2022. Betapa saat pandemi masuk, kita semua gagap, bingung, policy apa yang harus kita putuskan," tuturnya.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia terbilang baik karena kebijakan yang pemerintah ambil selama pandemi dengan melakukan rem gas ekonomi dan kesehatan. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga terjadi seiring dengan aktivitas masyarakat yang sudah kembali normal setelah pemerintah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Jokowi kemudian tidak mengambil kebijakan lockdown (karantina wilayah). Ia mengaku senang karena tidak menerapkan lockdown saat masa pandemi Covid-19 karena yakin dampaknya akan lebih buruk dirasakan saat ini. Menurutnya, jika diterapkan lockdown, maka Indonesia bisa mengalami pertumbuhan ekonomi minus sampai 17 persen.

"Itu kalau diputuskan lockdown bisa. Kita di minus 17 pada saat itu ekonomi kita. Dan ngembalikannya ke normal itu yang sangat sulit, karena minusnya sudah langsung jatuh seperti negara-negara di Eropa," ucapnya.

Untuk menaikan pertumbuhan ekonomi nasional, ia meminta masyarakat gotong-royong saling membantu. Pengusaha besar harus menolong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

“Yang gede gandeng yang tengah, yang tengah gandeng yang kecil. Yang besar gandeng yang kecil, semuanya bermitra, kemitraan, bergandengan,” pesannya.

Di saat kehidupan sudah normal saat ini, Jokowi berharap agar budaya gotong royong itu tetap dipertahankan, sehingga bersama-sama bisa bangkit dan optimistis mengejar ketertinggalan.

"Karena situasinya sudah normal seperti sekarang ini, saya mengajak kita semuanya untuk bekerja keras bangkit optimis untuk mengejar ketertinggalan ketertinggalan kita," ajaknya.

Jokowi pun berterima kasih kepada seluruh masyarakat, karena di saat masa pandemi Covid-19, masyarakat bisa bergotong royong untuk saling membantu.

"Jangan lupa saat pandemi. Kalau saat pandemi bisa, saat normal pun juga harus diteruskan saling membantu, saling menolong sehingga semuanya akan saling terangkat naik," tutupnya. jk

Berita Terbaru

Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ron Beras Premium Perkuat Pasokan Pasar

Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ron Beras Premium Perkuat Pasokan Pasar

Rabu, 30 Sep 2026 22:42 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro – Perum Bulog Cabang Bojonegoro memastikan ketersediaan beras premium di tengah dinamika harga dan pasokan beras di pasaran. S…

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebanyak 362 anggota PWI Jawa Timur ditetapkan PWI Pusat sebagai daftar pemilih sementara (DPS) yang memiliki hak memilih Ketua d…

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kementerian Transmigrasi membuka peluang luas bagi pesantren dan jaringan alumninya untuk ikut mengelola potensi ekonomi di k…

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memberikan pembebasan dan keringanan pajak daerah melalui program tahap II yang berlangsung 1 O…

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sita tiga unit ponsel usai melakukan penggeledahan selama sekitar lima jam di Kantor Din…

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru bernama Biro Pengelolaan BUMD dan BLUD dituntut tidak cuma berkutat pada urusan rutinitas…