Dokter: Booster Penting bagi Penderita Penyakit Jantung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Rio Probo Kaneko, SpJP, FIHA, mengingatkan mengenai pentingnya vaksinasi booster kedua bagi kelompok rentan, seperti lansia dan penderita penyakit penyerta atau komorbid. "Vaksinasi booster kedua penting bagi kelompok rentan, misalkan mereka  yang memiliki komorbid penyakit jantung," kata Rio.

Dokter yang praktik di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto, Jawa Tengah, itu menambahkan, vaksinasi dosis penguat atau booster kedua bermanfaat untuk memberikan perlindungan dari risiko gejala berat dan risiko rawat inap bagi masyarakat yang telah divaksin. Dia juga mengatakan bahwa penderita komorbid seperti penyakit jantung akan lebih berisiko jika terinfeksi COVID-19.

"Penderita penyakit jantung, misalnya, jika terinfeksi COVID-19 dikhawatirkan akan mengalami komplikasi yang berat, sehingga vaksinasi booster diperlukan untuk meningkatkan proteksi atau perlindungan," katanya.

Dia menambahkan, masyarakat dengan penyakit penyerta perlu memastikan kondisinya stabil dan komorbidnya terkendali sebelum menjalani vaksinasi booster COVID-19. Pada pasien penyakit jantung, vaksin booster dapat diberikan dengan memperhatikan beberapa kondisi, yaitu, pertama, penderita penyakit jantung dengan serangan jantung akut harus diobati dahulu sampai dinyatakan pulih dan stabil.

"Vaksinasi dapat dilakukan setelah dua hingga empat minggu dari serangan akut tersebut," katanya.

Kemudian, penderita penyakit jantung yang dilakukan pemasangan ring jantung, operasi jantung atau pemasangan alat pacu jantung, vaksinasi dapat dilakukan setelah satu hingga dua minggu dari tindakan, dan pasien dalam kondisi stabil. "Pasien jantung dengan hipertensi dapat dilakukan vaksinasi bila tensi di bawah 180/100 mmHg, tidak ada keluhan dan stabil," katanya.

Kriteria kondisi stabil, tambah dia, tidak ada keluhan sesak napas, nyeri dada, mudah lelah, berdebar, kaki bengkak, serta penurunan kesadaran. Sementara itu, dokter Rio Probo juga mengatakan bahwa masyarakat perlu mendukung program vaksinasi dosis penguat atau booster kedua bagi masyarakat umum.hlt/boo

Tag :

Berita Terbaru

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti kasus penularan influenza sebagai penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang hidung, tenggorokan, dan…

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Diduga bermula dari pembakaran daun tebu kering kemudian menjalar dengan cepat akibat tiupan angin kencang, lahan tebus seluas…

Harga Komoditas Beras Medium di Jombang Naik Tembus Rp14 Ribu Per Kilogram

Harga Komoditas Beras Medium di Jombang Naik Tembus Rp14 Ribu Per Kilogram

Senin, 12 Okt 2026 13:52 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Berdasarkan pemantauan pasar yang dilakukan secara berkala melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok…

Rehabilitasi Sekolah Khususnya Toilet, Pemkot Surabaya Optimalkan Dana BOPDA dan BOPNAS

Rehabilitasi Sekolah Khususnya Toilet, Pemkot Surabaya Optimalkan Dana BOPDA dan BOPNAS

Senin, 12 Okt 2026 13:37 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian penting dalam pengelolaan pendidikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menargetkan rehabilitasi sekolah…

Cak dan Ning Surabaya Dorong Kepemimpinan Anak Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Cak dan Ning Surabaya Dorong Kepemimpinan Anak Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 12 Okt 2026 13:27 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebanyak 15 finalis "Cak dan Ning" Kota Surabaya Tahun 2026 saling adu gagasan dan inovasi dalam acara bertajuk “Adhigana M…

Penghuni Diminta Tertib, Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah

Penghuni Diminta Tertib, Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah

Senin, 12 Okt 2026 13:09 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka menegakkan aturan administrasi sekaligus memastikan pengelolaan hunian rusunawa berjalan tertib sesuai ketentuan yang…