Mas Awi Ingin Wujudkan Kota Kediri Semakin Sembodo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mas Awi (Arif Wijaya) tengah saat jumpa pers bersama media
Mas Awi (Arif Wijaya) tengah saat jumpa pers bersama media

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Arif Wijaya salah satu pengusaha asal Kota Kediri ingin mewujudkan Kota Kediri menjadi kota yang sembodo.

Pria yang juga menjadi anggota Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia (FKPPI) memiliki cita cita Kota Kediri bisa menjadi kota yang mandiri dan kental akan budaya.

Mas Awi panggilan akrab Arif Wijaya memilih Kota Kediri sebagai daerah yang paling pertama untuk mewujudkan cita citanya. Menurutnya, Kota Kediri merupakan kota yang penuh akan peninggalan budaya dan sejarahnya.

“Saya bersama istri ingin mewujudkan Kota Kediri menjadi Sembodo yang artinya menjadi semesta, mandiri, budaya dan djoyo,” ujarnya, Selasa (14/2/2023).

Ia datang ke Kota Kediri dengan mengusung tema ‘membangun peradapan dengan cinta’. Menurutnya, tema ini memiliki arti harapan besar yang akan tercapai asalkan dengan diiringi rasa cinta.

“Saya bersama istri ingin mengajak teman-teman membangun Kota Kediri dengan cinta. Karena kekuatan akan tercapai jika ada cinta. Oleh karena itu, harapan saya membangun Kota Kediri tidak hanya membangun fisik tapi juga membangun mental masyarakatnya agar lebih mengenal budaya dan sejarahnya yang besar,” imbuh pria yang juga menjadi anggota Forum Spirtual Silaturahmi Nusantara (FSSN) dan Keluarga Dzurriyah Nusantara.

Mengamati persoalan budaya di Kota Kediri, Mas Awi juga menyinggung salah satu persoalan pembangunan di Kota Kediri. Salah satunya yakni pembangunan Alun-Alun Kota Kediri yang saat ini menjadi sorotan anggota DPRD setempat, karena dinilai kurang mengedepankan nilai budaya maupun sejarah setempat.

“Seperti contohnya pembangunan Alun-Alun Kota Kediri yang masih pro dan kontra. Sebenarnya menurut saya pembangunan ini jangan sampai meninggalkan sejarah. Artinya dalam pembangunan ini jangan sampai meninggalkan jati diri meskipun saat ini berada di era modern. Kita bisa ambil contoh seperti Kore, Jepang maupun Cina. Negara ini sama sekali tidak meninggalkan budayanya,” jelasnya.

Melihat perkembangan Kota Kediri, Mas Awi ingin mengajak para tokoh budayawan serta sejarawan untuk membangun Kota Kediri menjadi kota sembodo.

“Harapan kita semua bisa mengembangkan kota kediri dengan mengedepankan budaya dan sejarahnya. Artinya pembangunan ini tidak hanya fisik tapi juga spiritual mental masyarakatnya agar lebih memiliki kecintaannya tentang budaya maupun sejarah Kota Kediri,” pungkasnya. Can

Tag :

Berita Terbaru

Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan saat Kemarau, Pemkab Tulungagung Terapkan ‘Tabela’

Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan saat Kemarau, Pemkab Tulungagung Terapkan ‘Tabela’

Rabu, 30 Sep 2026 10:46 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai salah satu upaya meningkatkan efisiensi budi daya dan produksi tanaman pangan di tengah kondisi kemarau panjang, Dinas…

Gus Fawait  Sampaikan Problem Jalan Rusak hingga Tambang Ilegal ke Komisi D DPRD Jatim

Gus Fawait Sampaikan Problem Jalan Rusak hingga Tambang Ilegal ke Komisi D DPRD Jatim

Rabu, 30 Sep 2026 10:45 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JEMBER – Urusan jalan rusak hingga tambang ilegal menjadi pembahasan serius antara Komisi D DPRD Jawa Timur dan Bupati Jember Muhammad F…

Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Pamekasan Anggarkan Rp66 Miliar untuk Program UHC

Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Pamekasan Anggarkan Rp66 Miliar untuk Program UHC

Rabu, 30 Sep 2026 10:40 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna memperkuat sektor layanan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, telah mengalokasikan anggaran…

Pasca Tutup Sejumlah Prostitusi, Pemkab Probolinggo Gencarkan Pengawasan Berlanjut

Pasca Tutup Sejumlah Prostitusi, Pemkab Probolinggo Gencarkan Pengawasan Berlanjut

Rabu, 30 Sep 2026 10:34 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pasca menutup sejumlah tempat yang diduga sebagai lokasi prostitusi di beberapa kecamatan di wilayah tersebut, Pemerintah…

Gencar Sosialisasikan Anti-Narkoba, Pemkab Situbondo Anggarkan Rp647 Juta

Gencar Sosialisasikan Anti-Narkoba, Pemkab Situbondo Anggarkan Rp647 Juta

Rabu, 30 Sep 2026 10:28 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka kegiatan sarasehan dan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, telah…

BP BUMD Jatim Resmi Terbentuk, Biro Perekonomian Gabung Biro Administrasi Pembangunan

BP BUMD Jatim Resmi Terbentuk, Biro Perekonomian Gabung Biro Administrasi Pembangunan

Rabu, 30 Sep 2026 10:09 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 10:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) dan BLUD resmi dibentuk. Gubernur Jatim menerbitkan Pergub No 13 Tahun 2026…