Gasak 14 Laptop, Komplotan Pembobol Sekolah di Probolinggo Diringkus Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komplotan pelaku pembobolan dan pencurian laptop di sekolah beserta barang bukti dipamerkan saat konferensi pers di Polres Probolinggo Kota, Selaa (14/02/2023). SP/Ariandi.
Komplotan pelaku pembobolan dan pencurian laptop di sekolah beserta barang bukti dipamerkan saat konferensi pers di Polres Probolinggo Kota, Selaa (14/02/2023). SP/Ariandi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Tak butuh waktu sampai satu minggu, empat orang komplotan spesialis pembobol sekolah berhasil dibekuk Satreskrim Polres Probolinggo Kota di tempat persembunyiannya masing - masing pada Sabtu (11/02/2023).

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 14 unit laptop/note book, 1 unit genset, 1 set amply beserta mic dan 1 unit speaker bluetooth. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti motor Honda Beat berwarna putih merah bernopol N 6239 PF yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksi pembobolan sekolah.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani S.H. S.I.K melalui Wakapolres Kompol Subiyantana menerangkan bahwa keempat tersangka tersebut adalah S (35), MS (26), dan BS (17) yang ketiganya merupakan warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo serta RC (18) warga Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

“Ada empat pelaku yang sudah kita amankan beserta dengan beberapa barang bukti. Berawal dari TKP (Tempat Kejadian Perkara) di SMPN 2 Wonomerto,” kata Kompol Subiyantana di hadapan awak media saat sesi konferensi pers, Selasa (14/02/2023).

Kompol Subiyantana menjelaskan bahwa peristiwa pembobolan sekolah ini awalnya diketahui oleh tukang kebun SMPN 2 wonomerto yang menyaksikan semua kunci pintu sekolah sudah terbuka pada Senin (6/02/23) sekitar pukul 04.20 WIB.

Saksi N melihat semua meja dan lemari yang berada di sekolah telah berserakan. Setelah dilakukan pengecekan ternyata terdapat beberapa barang yang hilang. Seusai mengetahui sekolah dibobol, pihak SMPN 2 Wonomerto melapor ke Polres Probolinggo Kota.

"Dari laporan inilah, kami langsung menerjunkan personel Satreskrim untuk melakukan olah TKP yang dilanjut dengan proses penyelidikan. Barulah secara bergantian, 4 pelaku ini berhasil dibekuk pada Sabtu (11/02/2023) di beberapa tempat berbeda di Probolinggo," terangnya.

Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah SMPN 2 Wonomerto mengalami kerugian sebesar Rp 45 juta.

Kepada penyidik, pelaku mengaku masuk SMPN 2 Wonomerto dengan cara memanjat pagar belakang. Lalu merusak pintu ruangan penyimpanan barang-barang berharga sekolah tersebut.

Dari belasan laptop yang berhasil di curi, 1 laptop sudah dijual di pasar Gembong Surabaya. Hasilnya kemudian mereka jual untuk keperluan sehari-hari.

"Pelaku telah menjual satu laptop hasil curian di Pasar Gembong Surabaya. Hasil penjualan digunakan untuk makan. Sebab, pelaku tak punya penghasilan tetap,” ujarnya.

Menurut Subiyantana, para pelaku merupakan spesialis pencuri laptop di sekolahan. Ia menyebut, beberapa sekolah lain juga pernah mengalami kasus pembobolan sekolah karena ulah komplotan ini.

“Setelah kita lakukan penyelidikan, ternyata memang para pelaku tidak hanya beraksi disana. Mereka sebelumnya juga mencuri laptop di SMK Al Falah Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo dan berhasil membawa kabur 2 buah laptop dari sekolah tersebut,” jelasnya.

Atas aksi kejahatan yang dilakukan, mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP. Komplotan pembobol sekolah tersebut terancam hukuman penjara selama 7 tahun. ari

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…