Gasak 14 Laptop, Komplotan Pembobol Sekolah di Probolinggo Diringkus Polisi

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 15 Feb 2023 09:05 WIB

Gasak 14 Laptop, Komplotan Pembobol Sekolah di Probolinggo Diringkus Polisi

i

Komplotan pelaku pembobolan dan pencurian laptop di sekolah beserta barang bukti dipamerkan saat konferensi pers di Polres Probolinggo Kota, Selaa (14/02/2023). SP/Ariandi.

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Tak butuh waktu sampai satu minggu, empat orang komplotan spesialis pembobol sekolah berhasil dibekuk Satreskrim Polres Probolinggo Kota di tempat persembunyiannya masing - masing pada Sabtu (11/02/2023).

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 14 unit laptop/note book, 1 unit genset, 1 set amply beserta mic dan 1 unit speaker bluetooth. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti motor Honda Beat berwarna putih merah bernopol N 6239 PF yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksi pembobolan sekolah.

Baca Juga: Saat Ditinggal Shalat Tarawih, Sapi Warga Blitar Dicuri, Korban Rugi Rp 15 Juta

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani S.H. S.I.K melalui Wakapolres Kompol Subiyantana menerangkan bahwa keempat tersangka tersebut adalah S (35), MS (26), dan BS (17) yang ketiganya merupakan warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo serta RC (18) warga Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

“Ada empat pelaku yang sudah kita amankan beserta dengan beberapa barang bukti. Berawal dari TKP (Tempat Kejadian Perkara) di SMPN 2 Wonomerto,” kata Kompol Subiyantana di hadapan awak media saat sesi konferensi pers, Selasa (14/02/2023).

Kompol Subiyantana menjelaskan bahwa peristiwa pembobolan sekolah ini awalnya diketahui oleh tukang kebun SMPN 2 wonomerto yang menyaksikan semua kunci pintu sekolah sudah terbuka pada Senin (6/02/23) sekitar pukul 04.20 WIB.

Saksi N melihat semua meja dan lemari yang berada di sekolah telah berserakan. Setelah dilakukan pengecekan ternyata terdapat beberapa barang yang hilang. Seusai mengetahui sekolah dibobol, pihak SMPN 2 Wonomerto melapor ke Polres Probolinggo Kota.

"Dari laporan inilah, kami langsung menerjunkan personel Satreskrim untuk melakukan olah TKP yang dilanjut dengan proses penyelidikan. Barulah secara bergantian, 4 pelaku ini berhasil dibekuk pada Sabtu (11/02/2023) di beberapa tempat berbeda di Probolinggo," terangnya.

Baca Juga: Gerakan Gotku Resik di Probolinggo Digencarkan

Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah SMPN 2 Wonomerto mengalami kerugian sebesar Rp 45 juta.

Kepada penyidik, pelaku mengaku masuk SMPN 2 Wonomerto dengan cara memanjat pagar belakang. Lalu merusak pintu ruangan penyimpanan barang-barang berharga sekolah tersebut.

Dari belasan laptop yang berhasil di curi, 1 laptop sudah dijual di pasar Gembong Surabaya. Hasilnya kemudian mereka jual untuk keperluan sehari-hari.

"Pelaku telah menjual satu laptop hasil curian di Pasar Gembong Surabaya. Hasil penjualan digunakan untuk makan. Sebab, pelaku tak punya penghasilan tetap,” ujarnya.

Baca Juga: Curi Motor di Masjid, Pria Sutorejo Lebaran di Penjara Polsek Sukolilo

Menurut Subiyantana, para pelaku merupakan spesialis pencuri laptop di sekolahan. Ia menyebut, beberapa sekolah lain juga pernah mengalami kasus pembobolan sekolah karena ulah komplotan ini.

“Setelah kita lakukan penyelidikan, ternyata memang para pelaku tidak hanya beraksi disana. Mereka sebelumnya juga mencuri laptop di SMK Al Falah Kelurahan Sumberwetan, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo dan berhasil membawa kabur 2 buah laptop dari sekolah tersebut,” jelasnya.

Atas aksi kejahatan yang dilakukan, mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP. Komplotan pembobol sekolah tersebut terancam hukuman penjara selama 7 tahun. ari

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU