Pacu Penurunan Stunting di Bumi Majapahit, Pemkab Mojokerto Bina Kader PPKBD dan Sub PPKBD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus memacu penurunan stunting di Bumi Majapahit. Untuk menekan angka stunting, Kali ini Pemkab Mojokerto membina sedikitnya 129 Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan sub PPKBD se-Kecamatan Jetis.

Pelaksanaan pembinaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader PPKBD dan Sub PPKBD terhadap stunting guna menurunkan angka stunting di Kabupaten Mojokerto.

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengungkapkan, bahwa bangsa Indonesia saat ini menghadapi ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia yang disebut dengan stunting.

"Negara kita sangat serius menggarap stunting, karena pada saat balita stunting dan ketika dewasa, kecerdasannya 20 persen dibawah rata-rata, maka apakah dia bisa bertahan hidup, mendapatkan pekerjaan yang layak, mendidik anaknya dengan baik, bermasyarakat dengan baik, dan paham aturan dengan baik kalau kecerdasannya 20 persen dibawah standar," ucap Ikfina di Kantor Kecamatan Jetis, Rabu (15/2) pagi.

Selain itu, Bupati Ikfina mengatakan salah satu penyebab kasus stunting adalah adanya pernikahan dini atau pasangan usia subur terlalu muda. Maka Ia mengimbau seluruh kader PPKBD dan Sub PPKBD untuk menanggulangi pernikahan usia dini dengan mengajak para remaja untuk mengikuti berbagai kegiatan.

"Ikutlah kegiatan apapun, pokoknya dia sibuk kalau sudah sibuk dia akan banyak mengerti, terus melihat dalam menghadapi masalah itu penting, karena harus berwawasan luas," ujarnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten menjelaskan, data dari Menteri Kesehatan menunjukkan terdapat 23 persen balita stunting di Indonesia dengan rentang usia 0-5 bulan. Ia juga menilai, salah satu penyebab utama balita stunting pada usia 0-5 bulan yakni calon ibu yang kurang gizi dan masih belum dewasa serta ibu mengandung diatas umur 35 tahun.

"Termasuk juga terlalu banyak anak dan jarak antara anak satu dengan yang lainnya berdekatan," ujarnya.

Lanjut Ikfina, terkait masalah stunting di Indonesia, terdapat 21 persen balita mengalami stunting pada usia 6-11 bulan, serta untuk usia 1-2 tahun balita mengalami stunting mencapai 37 persen.

"Ini yang harus diperhatikan bayi baru lahir dengan ibu-ibu yang beresiko tinggi kurang gizi, kemudian bayi usia 6 bulan keatas mulai mendapatkan pendamping ASI dan juga bayi yang sudah mulai berjalan satu tahun keatas yang sudah mulai terekspos dengan berbagai penyakit, nah ini tantangannya disini," bebernya.

Bupati Ikfina juga mengimbau, ada beberapa faktor sebelum balita mengalami stunting yakni weight faltering atau kenaikan berat badan yang tidak cukup, underweight atau kekurangan berat badan, gizi kurang, dan gizi buruk.

"Jadi kalau didapatkan anaknya nambahnya kurang atau berat badannya tetap itu harus waspada itu namanya weight faltering, dan harus diberikan pemberian makanan tambahan kaya protein hewani, seperti ayam,telur, daging, dan ikan selama 14 hari," ujarnya.

"Kalau gizi kurang dapat diberikan makanan kaya protein hewani selama 3 bulan dan kalau sudah gizi buruk sudah ditangani oleh teman-teman di puskesmas," tambahnya.

Diskominfo Kabupaten Mojokerto - Bupati Ikfina juga meminta, kepada seluruh kader PPKBD dan Sub PPKBD se-Kecamatan Jetis untuk selalu memperhatikan terkait masalah stunting serta juga aktif di posyandu.

"Jadi untuk masyarakat, selain kehamilan ini harus betul-betul kehamilan yang sehat dan didampingi sebelum hamil, cantinnya juga harus sudah sehat," pungkasnya.

Diketahui, pada pelaksanaannya pembinaan kader PPKBD dan Sub PPKBD se-Kecamatan Jetis juga turut dihadiri Koordinator penyuluh KB Kecamatan Jetis Aan Zubaidi, Forkopimca Jetis, Ketua TP PKK Kecamatan Jetis, serta Kepala Puskesmas Kupang. Dwi

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…