SurabayaPagi, Surabaya - Asosiasi Kontraktor Nasional Resmi melantik Supai M Noor sebagai Ketua Umum DPD Askonas Jatim di Hotel JW Marriot, Surabaya, Senin (20/2/2023).
Ketua Umum DPP Askonas Sidik Pramono menjelaskan dalam agenda Rapat Kerja Daerah yang bertema Bersama Askonas Membangun Jawa Timur Bangkit tersebut, dirinya bersama teman teman Askonas Jatim akan lebih bergeliat untuk ikut serta dalam berkompetisi yang baik di bidang kontraktor.
"Kita berharap untuk teman teman Askonas Jatim, berkompetisi boleh tapi yang profesional dan berakhlak, kita boleh mencari rezeki tetapi dengan cara yang baik pula," Ujar Sidik.
Sidik menyebut bahwa rekan-rekan Askonas Jatim telah berdiskusi dengan pihak Dirkrimsus Polda Jatim, dirinya berharap ada kerjasama yang bisa menyatukan persepsi seperti dulu di jaman Presiden Pak Soeharto.
Sidik menghimbau kepada temen temen Askonas agar jangan menjadikan otonomi sebagai bentuk ketakutan dalam mengerjakan proyek. Rekan-rekan Askonas perlu adanya bimbingan dari awal agar terhindar dari korupsi.
Sidik menambahkan jika Askonas Jatim takut dalam pekerjaan pekerjaan profesional, meskipun banyak bermunculan kompetitor-kompetitor baru dalam persaingan.
"Jika terdapat banyak kekurangan ya kita harus lebih banyak belajar. Sehingga nantinya rekan-rekan Askonas Jatim dapat menjadi insan professional dibidang konstruksi," Tandasnya.
Dalam rangka mencegah potensi terjadinya korupsi, Askonas Jatim dan Polda Jatim melakukan sinergitas. Selain itu, Askonas Jatim juga menyiapkan langkah berupa forum diskusi dengan pihak kejaksaan, kepolisian dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) agar proses pembangunan di Jatim tidak salah langkah.
Sinergitas yang dilakukan Askonas Jatim ini digelar dengan tujuan menurunkan tingkat kekhawatiran para pekerja konstruksi saat mengerjakan proyek infrastruktur pemerintahan.
Berdasarkan fakta di lapangan, beberapa kontraktor harus berhadapan dengan panggilan pihak kepolisian guna melakukan proses klarifikasi.
"Saat ini ada panggilan klarifikasi karena adanya aduan masyarakat, banyak anggota saya yang merasa takut dengan pihak Aparat Penegak Hukum. Padahal klarifikasi itu minta keterangan yang ada pada pekerjaan itu," Ujar Ketua DPD Askonas Jatim Supai M Noor.
Namun untuk kedepannya, anggota Askonas Jatim nantinya dapat bersaing dengan anggota asosiasi lain Gapensi dan Gapeksindo yang telah hadir ditengah-tengah Askonas.
"Kita angkat Askonas di kabupaten kota dan seluruh Indonesia harus bisa bersaing dengan persaingan lelang yang sangat ketat sekali," tandasnya.
Supai mengatakan, pada rapat kerja ini pihaknya juga merumuskan program kerja lima tahunan dengan tema "Bersama Askonas, Membangun Jawa Timur Bangkit".
"Karena dunia konstruksi sempat terhenti akibat adanya pandemi dalam dua tahun terakhir, sehingga tema ini kami angkat," katanya.
Supai berkomitmen menggerakkan roda organisasi dan mendorong keberhasilan pembangunan proyek pemerintahan di kabupaten/kota di Jatim.
"Kita akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Kota, bahwa Askonas sudah ada di 38 Kabupaten Kota yang ada di Jawa Timur, dan juga nanti Askornas akan kordinasi dengan pihak Polda Jatim dan Pemerintah PU dan menunjukan bahwa anggota kita dapat memahami peraturan peraturan yang ada," Ujarnya.
Dunia konstruksi di Jatim sendiri dinilai sangat kondusif, karena Jatim sendiri merupakan barometer pembangunan serta menjadi hub dan rantai distribusi material bagi sektor pembangunan di kawasan lain. Byb
Editor : Redaksi