Ketua Dekranasda Jatim Minta Produsen dan Konsumen Wujudkan Keamanan Pangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak saat membuka Sosialisasi Keamanan Pangan Bersama BPOM di Hotel Movenpick, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (21/2/2023) sore. Foto: Pemprov Jatim.
Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak saat membuka Sosialisasi Keamanan Pangan Bersama BPOM di Hotel Movenpick, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (21/2/2023) sore. Foto: Pemprov Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Arumi Bachsin Emil Dardak mengajak seluruh pihak baik produsen maupun konsumen untuk mewujudkan keamanan pangan. Salah satunya yakni dengan mencegah adanya pangan yang beresiko.

Produsen diharapkan menghasilkan produk yang baik, aman, bersih dan halal. Selain itu, konsumen juga diminta cerdas dan teliti dalam memilih pangan yang akan dikonsumsi dengan melakukan cek kemasan, cek label, cek izin edar dan cek kedaluwarsa.

“Keamanan pangan merupakan tanggungjawab bersama. Dan urusan keamanan pangan telah dijamin oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, masyarakat maupun pelaku usaha (UKM) yang tercantum dalam UU No. 18 tahun 2018,” kata Arumi saat membuka Sosialisasi Keamanan Pangan Bersama BPOM di Hotel Movenpick, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (21/2/2023) sore.

Arumi mengatakan, masyarakat sebagai konsumen haruslah cerdas dalam memilih produk makanan yang akan dikonsumsi. Sebelum mengonsumsi makanan, hendaklah mengecek dan memilih pangan dengan baik.

“Sebelum mengonsumsi makanan selalu budayakan cek kemasan, cek label, cek izin edar dan cek kedaluwarsa. Pemilihan pangan yang baik pun berkontribusi dalam mengurangi resiko sakit. Harapannya ilmu yang didapatkan dari sosialisasi ini dapat diterapkan dalam pelaksanaan kehidupan sehari-harinya dan peserta dapat membagi ilmu tersebut kepada kerabat atau lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ini sangat penting untuk meningkatkan perlindungan masyarakat dari pangan yang bersiko.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para pelaku UKM Jatim dengan tujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan produsen tentang cara pengolahan pangan agar menghasilkan produk yang baik, aman, bersih dan halal.

“Jadi packaging atau kemasan juga harus diperhatikan. Misal kandungan plastiknya aman atau tidak. Misal yang tadinya pakai plastik yang kurang baik ini pulang dari sini harapannya bisa berubah. Apalagi sekarang konsumen juga kritis, mereka menghargai hal-hal perubahan perubahan menjadi lebih baik itu bisa menjadi strategi Marketing juga,” terangnya.

“Apalagi produk makanan minuman kalau sudah sudah ada BPOM maupun sertifikat halalnya ini akan menambahkan kredibilitas dari brand tersebut. Nah ini nanti bila terus diupgrade kualitasnya maka insyaAllah pelanggan bapak ibu juga semakin banyak dan produk makin diminati,” imbuhnya.

Di samping itu, kegitan sosialisasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sebagai konsumen dalam memilih produk makanan yang aman untuk dikonsumsi.

“Dengan adanya kegiatan sosialisasi keamanan pangan ini semoga mampu meningkatkan kualitas SDM yang mengolah pangan sehingga tidak ada cemaran baik fisik, biologi maupun kimia yang ikut masuk dalam pangan baik itu melalui tempat pengolahan, peralatan yang digunakan, perilaku pengolahnya sendiri atau dari bahan makanannya sehingga aman bagi konsumen,” tutupnya. sb

Berita Terbaru

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Rayakan HUT ke 28, Ketum IJTI Ingatkan Pentingnya Jurnalis Membangun Kolaborasi dan Kredibilitas

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Informasi yang cepat diera digitalisasi harus disikapi dengan cara yang bijak, produk jurnalistik harus terus hadir secara persisi…

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Wujudkan Infrastruktur Jalan Mulus dan Terkoneksi, Bupati Lamongan Diganjar Penghargaan dari IJTI

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

Senin, 07 Sep 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah kongrit bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam mewujudkan infrastruktur jalan mulus terkoneksi antar wilayah, diganjar…

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Perkuat Sinergi Dengan Stakeholder Sektor Industri Manufaktur

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

Senin, 07 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang diperingati setiap 4 September, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur d…

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

‎Skor LPPD Naik, Bupati Madiun: Jangan Cuma Kejar Nilai

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Skor kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Madiun meningkat dalam evaluasi nasional. Meski demikian, Bupati Madiun H…

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Sekjen PP AMPG Sebut Diklatda Jatim Pilot Project Kaderisasi Anak Muda se Indonesia

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, menilai pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan …

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Dibuka 10 September, Truk Kini Bisa Lewati Jembatan Buk Wedi Pasuruan

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah proses pembangunan jembatan selesai, kini kendaraan besar dapat kembali melewati Jembatan Buk Wedi di Kota Pasuruan mulai…