Clara Shinta Gak Pusing Dituding Simpanan Pejabat Polri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Clara Shinta saat melaporkan aksi perampasan debt collector di tempat tinggalnya, ke Polda Metro Jaya.
Clara Shinta saat melaporkan aksi perampasan debt collector di tempat tinggalnya, ke Polda Metro Jaya.

i

Pekan ini, beredar video viral di media sosial ada debt collector menarik mobil Seleb Tiktok, Clara Shinta, sambil membentak polisi. Atas peristiwa ini, Clara Shinta melaporkan peristiwa ini ke pihak berwajib. Laporan itupun terdaftar dengan nomor LP/B/954/II/2023/SPKT/Polda Metro Jaya. Kabarnya, peristiwa perampasan terjadi saat sopir keluarga Clara dihampiri puluhan debt collector ketika tiba di parkiran apartemen yang dihuninya. Kawanan debt collector langsung merampas kunci mobil dengan alasan bahwa pemilik kendaraan nunggak bayar cicilan. Selebgram dan Tiktokers Clara Shinta, kini jadi tranding topik setelah mobil alpardnya dirampas oleh debt collector. Apalagi Kamis kemarin (23/2) pengacara debt collector akan melaporkan Clara Shinta, dengan pasal penipuan dan pemalsuan.

Siapa Clara?

 

JAKARTA, Koresponden Jaka Sutrisna

 

Clara, mengaku merasa mendapat kesuksesan di usia muda. Ia tak melulu menuai pujian. Namanya justru jadi sorotan, lantaran tuduhan jadi simpanan pejabat.

Clara Shinta yang selama ini memilih diam dan hanya memberikan tanggapan melalui media sosial, akhirnya bicara langsung. Dituding kekayaannya didapat secara mendadak dan instan, Clara Shinta beri tanggapan.

"Orang yang mengira seperti ini belum paham rasanya berbisnis online," kata Clara Shinta saat menjadi bintang tamu Rumpi: No Secret di studio Trans TV, Jakarta Selatan.

"Bisnis online luar biasa. Kita main di-quantity. Kalau barangnya murah terus yang beli banyak, orang nggak tahu itu. Kita nggak selalu open pendapatan kita. Selain itu, aku punya bisnis lain juga," sambungnya.

 

Berbisnis Online sejak 2017

Clara Shinta mengaku memulai bisnis online sejak 2017. Memang baru saat pandemi pendapatannya sangat berbeda.

Tampil mapan di usia muda, Clara Shinta terseret isu jadi simpanan pejabat kepolisian. Ia tak menggubrisnya. Namanya ramai dibicarakan dan menuai tuduhan kemapanan serta segala hal yang dia perlihatkan di media sosial adalah hasil dari dirinya menjadi simpanan.

"Tidak ada tergantung atau bantuan orang lain sama sekali. Benar-benar saya startup dari nol sampai saat ini," tegasnya.

 

Awalnya Sangat Shock

Perempuan yang kerap membuat konten-konten keberhasilan di masa muda itu, mengaku sangat shock awalnya mendapat tuduhan wanita simpanan. Dia memilih diam dan membiarkan berita tentangnya.

"Saya tidak terlalu menanggapi, saya tidak bisa mengontrol pikiran orang tentang saya. Saya biarkan mereka mengeluarkan berita-berita, setelah mereka mereda baru saya omongkan yang sebenarnya. Semua berita yang beredar itu tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Netizen harus jeli bisa memilih, tidak semua berita itu bisa dikait-kaitkan," kata Clara Shinta.

Ini menjadi momen dirinya belajar mengendalikan emosi. Clara Shinta tak menampik tuduhan itu adalah masalah, tapi dia tak ingin hal tersebut menjatuhkannya.

Rasa sedih yang dia rasakan bukan karena tudingan itu. Akan tetapi, lebih merasakan sakit karena kerja kerasnya merintis usaha seperti tak dianggap.

 

Takut Orang tuanya Kecewa

"Apa pun yang netizen katakan aku tidak ambil pusing sama sekali. Cuma aku takut kalau orang tua aku kecewa. Itu saja. Selama orang tua aku tidak tahu apa pun yang beredar, santai. Tapi ketika orang tua aku tahu apa yang diberitakan, sedih, down, kecewa, aku rasain," lanjut Clara Shinta.

Bukan 'oknum' yang mendukung keberhasilan Clara Shinta, tapi orang tuanya yang mendorong dirinya sampai di titik ini.

"Mereka yang berkontribusi besar dalam hidup aku, karena mereka. Sayang banget (sama orang tua) nggak mau buat orang tua kecewa sama sekali. Segala achievement yang aku dapatkan, semangatnya dari mereka. Kalau nggak ada mereka, mungkin aku nggak semangat buat ngejar terus karier aku," tegas Clara Shinta.

 

Tak Sepenuhnya Benar

Clara Shinta menegaskan tuduhan yang muncul tentang dirinya tidak sepenuhnya benar. Dia siap membuktikan tuduhan tersebut tidak benar. "Yang beredar tidak sepenuhnya benar, stay fokus, tetap tenang. Biar saja beritanya ke sana, ke sini. Suatu saat aku buktikan. Aku merasa, aku nggak mau jatuh nih. Setiap orang yang punya mimpi yang tinggi pasti juga akan dibarengi dengan cobaan yang mendorong dia lebih naik lagi. Aku anggap itu risiko aku sebagai perempuan yang punya impian tinggi, aku nggak mau jatuh di sini," pungkasnya. n jk/rmc

Berita Terbaru

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…

Terendah dalam 10 Tahun, Angka Kemiskinan di Jember Turun ke 8,01 Persen

Terendah dalam 10 Tahun, Angka Kemiskinan di Jember Turun ke 8,01 Persen

Rabu, 08 Apr 2026 14:37 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur, angka kemiskinan di wilayahnya berhasil ditekan ke level…