Pemkab Trenggalek Bubarkan 189 Koperasi Pada 2022

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Kepala Diskomindag Trenggalek Saniran. Foto: Pemkab Trenggalek.
Plt Kepala Diskomindag Trenggalek Saniran. Foto: Pemkab Trenggalek.

i

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskomidag) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur telah membubarkan sebanyak 189 koperasi sepanjang tahun 2022. Pasalnya, mayoritas koperasi sudah tidak beroperasi lagi atau sudah tidak aktif.

Plt Kepala Diskomidag Trenggalek Saniran mengatakan, total jumlah koperasi di Kabupaten Trenggalek ada sebanyak 715 unit. Adapun mayoritas pembubaran koperasi tersebut merupakan permintaan dari pengurus koperasi yang dibubarkan.

Namun sebelum melakukan pembubaran, pihaknya melakukan kajian sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

"Tentu yang kami bubarkan adalah yang sudah tidak punya tunggakan atau utang, serta sudah tidak melakukan kegiatan usaha (selama dua tahun berturut-turut)," kata Saniran.

Saniran mengklaim, jumlah koperasi yang dibubarkan di Kabupaten Trenggalek pada tahun tersebut paling banyak jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur, bahkan termasuk yang terbanyak se-Indonesia.

“Sempat menjadi sorotan, kok berani, karena memang dinilai berisiko," ujarnya.

Namun berdasarkan hasil peninjauan tim di lapangan, justru pihak koperasi yang meminta dibubarkan karena sudah tidak aktif.

Ia menuturkan bahwa pengawasan sekaligus pembinaan koperasi saat ini terus digencarkan untuk meminimalkan potensi koperasi berstatus aktif namun tidak beroperasi efektif.

Lebih lanjut, Saniran menambahkan, pencabutan izin usaha masih mungkin dilakukan hingga akhir 2023 seiring masih banyaknya lembaga perkoperasian yang tidak aktif dan bahkan ditinggal anggotanya.

Monitoring roda usaha koperasi di Bumi Menak Sopal memang menjadi perhatian Diskomidag Trenggalek. Sebab, peraturan daerah baru yang mengharuskan toko modern berjejaring melalui koperasi ikut meningkatkan potensi pendirian koperasi baru di seluruh penjuru wilayah, terutama yang berbasis kecamatan.

"Kami tentu tidak ingin pendirian koperasi hanya untuk melengkapi persyaratan mendirikan toko modern berjejaring tanpa basis usaha yang produktif dan berkelanjutan. Jika koperasi sudah aktif dan berkembang, maka akan lebih menjamin ekosistem pembagian keuntungan kepada para anggota koperasi," tutupnya. trg

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…