2 Pelaku Pembunuhan Wanita di Sidoarjo Ditangkap, 1 Buron

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
2 pelaku pembunuhan Taslimah, wanita asal Porong, Sidoarjo ini saat ditunjukkan dihadapan wartawan, di Mapolres Sidoarjo, Rabu (1/3/2023).
2 pelaku pembunuhan Taslimah, wanita asal Porong, Sidoarjo ini saat ditunjukkan dihadapan wartawan, di Mapolres Sidoarjo, Rabu (1/3/2023).

i

Motifnya Ambil Harta untuk Beli Narkoba

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pelaku pembunuhan Taslimah (57), warga Desa Glagah Arum, Porong, Sidoarjo ditangkap. Pelaku yang ditangkap dua orang. Mereka nekat membunuh karena ingin menguasai harta korban.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintaro mengatakan pelaku pembunuhan berjumlah tiga orang. Namun seorang lainnya masih buron.

Tiga pelaku tersebut, lanjut Kusumo, berinisial F (27) warga Desa Glagah Arum tetangga korban. Pelaku ditangkap 25 Februari di Cianjur Jawa Barat.

Pelaku yang kedua berisial FH (24) warga Desa Penatarsewu, Tanggulangin yang ditangkap 27 Februari di rumahnya. Sementara pelaku lainnya berinisial FK alias P (24) warga Sidoarjo masih buron.

"Dua pelaku ditangkap di tempat berbeda, satu ditangkap di Jawa Barat, satunya di rumah pelaku di Tanggulangin. Satu pelaku masih buron," kata Kusumo di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (1/3/2023).

Kusumo menjelaskan pembunuhan tersebut terjadi pada 9 Januari 2023 sekitar pukul 23.00 WIB. Korban ditemukan warga dengan kondisi mayat sudah membusuk, pada 20 Januari 2023 sekitar pukul 20.00 WIB.

Awal mula kasus saat ketiga pelaku yang kondisi habis minum beralkohol ini kehabisan uang untuk membeli narkoba. Pelaku F (tetangga korban) mempunyai ide pertama kali untuk melakukan pencurian. “Kebetulan korban ini hidup seorang diri,” ucap Kombes Kusumo.

Akhirnya mereka bertiga mendatangi rumah korban dengan membuka teralisnya. Setelah masuk, karena kondisi remang dan disangka korban sudah tidur, akhirnya mereka mengambil barang yang nantinya bisa dijual. "Namun dengan samar, mereka ini melihat korban yang sedang berbaring sambil rokokan," urainya.

Agar tidak diketahui aksinya, tersangka F membungkam mulut korban menggunakan tangan dari belakang. Kemudian pelaku F menduduki perut korban sambil memegang tangan dan tersangka FH memegang kaki korban dan mengikatnya dengan kain celana. Kurang lebih 15 menit korban lemas dan meninggal dunia.

"Jadi setelah pelaku membungkam dan mengikat kaki korban hingga lemas pelaku melakukan pencurian," Ucapnya.

Selanjutnya para pelaku mengambil barang milik korban seperti TV LCD 42 inch, uang sebesar Rp. 225.000 dan BPKB sepeda motor. Tapi sepeda motor merk Yamaha Mio soul tidak berhasil dibawa kabur oleh pelaku dikarenakan pintu garansi tidak bisa dibuka.

Jadi motif pelaku mengambil barang milik korban bertujuan untuk dijual dan di belikan untuk membeli narkoba.

Kasus yang ditangani oleh Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo, akhirnya membuahkan hasil berdasarkan info dari masyarakat dan mengamankan dua pelaku yaitu F (27) tertangkap pada 25 Februari 2023 di Cianjur dirumah istri mudanya, FH (24) ditangkap pada 27 Februari 2023 dirumahnya di Desa Penatarsewu Kecamatan Tanggulangin, sedangkan FK hingga kini masih dalam pengejaran petugas.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 tabung LPG 3 kg, 1 buku BPKB sepeda motor milik korban (ditemukan didalam rumah F), 1 unit sepeda motor Honda Scoopy Nopol W-5288-NBN (sarana yang dipergunakan untuk mengangkut barang hasil kejahatan dari TKP kerumah Kost di Gempol Pasuruan), TV LCD 42 inch, celana dalam warna putih, kain putih yang melingkar dimulut simpul depan, kain biru yang melingkar di kaki, kain putih yang melingkar di tangan.

 “Atas perbuatannya, dua pelaku F dan FH disangka melanggar Pasal 365 ayat 4 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun,” pungkas KBP Kusumo Wahyu Bintoro. hik/ham

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…