Psikolog: Bahaya Smiling Depression

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Depresi tak selalu ditunjukkan dengan tampilan yang urakan, lesu, atau tak bergairah. Ada juga orang yang sejatinya hidup dengan depresi, tetapi tampak sangat bahagia di luar. Hal ini disebut juga dengan istilah smiling depression.

Psikolog Klinis dari India, Aishwarya Raj mengatakan, smiling depression bukanlah kondisi medis yang dikenali secara luas. Karena itu, ketika seseorang menyembunyikan depresi di balik senyuman, perlu ada pe rhatian dari orang sekelilingnya.

Menurut dia, smiling depression mungkin berbahaya karena sering kali tidak disadari. Padahal, kondisi tersebut bisa berdampak pada kesehatan mental seseorang. “Orang dengan smiling depression mungkin berisiko lebih tinggi untuk bunuh diri karena mereka terbiasa mengatasi rasa sakit atau tanda-tanda pencegahan bunuh diri. Mereka mungkin memiliki lebih banyak energi dan fokus untuk membuat rencana bunuh diri dan menindaklanjutinya,” kata Raj seperti dilansir dari Health Shots.

Lantas seperti apa tanda orang yang mengalami smiling depression? Menurut Raj, mungkin sulit bagi anggota keluarga untuk mengenali tanda-tanda smiling depression. Namun, harus diketahui bahwa kesedihan yang berkepanjangan adalah gejala depresi yang paling mendominasi.

Selain itu, ada juga beberapa gejala lain, seperti terlihat lesu atau lunglai, sulit tidur, perubahan berat badan dan hilang nafsu makan, ketidakberdayaan, kurangnya minat atau motivasi, hingga tidak percaya diri.

“Meskipun beberapa atau semua gejala ini mungkin ada pada orang yang mengalami smiling depression, gejala-gejala ini terutama, tidak tampak di depan umum. Jadi, orang yang aktif, tampak ceria juga dapat terkena smiling depression,” kata Raj menegaskan.

Raj mengatakan bahwa ada beberapa orang yang berisiko tinggi mengalami smiling depression. Mereka pada umumnya adalah orang-orang yang mengalami perubahan besar dalam hidupnya, seperti gagal dalam hubungan, kehilangan pekerjaan, hingga mengalami krisis keuangan.

Dewasa ini, smiling depression juga bisa memengaruhi orang-orang yang kecanduan media sosial. Ekspektasi yang lebih tinggi juga dapat memicunya. Ekspektasi yang tidak realistis dapat berasal dari rekan kerja, orang tua, saudara kandung, anak, atau teman.

Orang yang perfeksionis mungkin lebih rentan karena standar mustahil yang mereka terapkan untuk diri mereka sendiri. Pengobatan dan perubahan pola makan dinilai mampu membantu untuk mengatasi jenis depresi ini. Mengambil bantuan psikoterapi dari seorang profesional juga dapat membantu mengatasi gejala depresi.

Menurut Raj, profesional dapat membantu orang yang menderita smiling depression dalam menemukan strategi yang tepat untuk mengatasi depresi. Mereka, lanjut dia, juga perlu mendapatkan dukungan yang memadai di rumah untuk membuka diri kepada orang di sekitarnya. hlt/sml

Tag :

Berita Terbaru

Saham PT Hasil Karya Digugat Ahli Waris, Tergugat: Semua Sudah Tuntas Saat Almarhum Hidup

Saham PT Hasil Karya Digugat Ahli Waris, Tergugat: Semua Sudah Tuntas Saat Almarhum Hidup

Rabu, 15 Apr 2026 17:16 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa kepemilikan saham di tubuh PT Hasil Karya memasuki babak krusial di Pengadilan Negeri Surabaya. Gugatan yang diajukan oleh …

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong swasembada pangan melalui berbagai program. Salah satunya melalui Bahana Bersahaja di D…

Sinergi Pemkot–Polisi Diperkuat, Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital

Sinergi Pemkot–Polisi Diperkuat, Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital

Rabu, 15 Apr 2026 15:48 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kolaborasi dengan kepolisian untuk menjawab kebutuhan layanan publik. Salah satu…

Terganjal Komitmen Kontraktor, Pedagang dan Warga Desak Rehabilitasi Alun-alun Kota Kediri Segera Dimulai

Terganjal Komitmen Kontraktor, Pedagang dan Warga Desak Rehabilitasi Alun-alun Kota Kediri Segera Dimulai

Rabu, 15 Apr 2026 15:37 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Harapan percepatan rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Kota Kediri terus disuarakan berbagai elemen masyarakat. Mulai…

Tingkatkan Kenyamanan, Pavingisasi Terminal Sarongan Banyuwangi Terus Dikebut Capai 50 Persen

Tingkatkan Kenyamanan, Pavingisasi Terminal Sarongan Banyuwangi Terus Dikebut Capai 50 Persen

Rabu, 15 Apr 2026 15:31 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka meningkatkan kenyamanan serta aktivitas ekonomi warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mulai fokus kebut…

Kader NasDem Kota Madiun Protes Keras Pemberitaan Majalah Tempo, Bantah Isu Merger dengan Gerindra

Kader NasDem Kota Madiun Protes Keras Pemberitaan Majalah Tempo, Bantah Isu Merger dengan Gerindra

Rabu, 15 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:29 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kader Partai NasDem Kota Madiun menyampaikan keberatan atas pemberitaan Majalah Tempo yang terbit beberapa hari lalu. Mereka men…