Guru Tak Mengajar, Wali Murid SD Negeri 1 Klotok Resah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SD Negeri 1 Klotok Balongpanggang. Foto: SP/Grs.
SD Negeri 1 Klotok Balongpanggang. Foto: SP/Grs.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kelakuan oknum guru Sekolah Dasar (SD) Negeri Klotok 1 Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik berinisial RH mencoreng program 9 Prioritas Tematik atau Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. RH diduga tak pernah mengajar di kelas dan mengalihkan tanggungjawabnya pada AF untuk menggantikan posisinya sebagai guru SD setempat.

Ulah RH tersebut membuat masyarakat dan kalangan pendidik di lingkungan SD Negeri 1 Klotok resah. Pasalnya, AF yang bukan guru harus mengajar dengan dalih menggantikan posisi RH. RH merupakan guru senior di sekolah tersebut sehingga menimbulkan pro dan kontra wali murid setempat

Menurut sumber, yang juga wali murid SD setempat, RH sendiri sampai saat ini masih tercatat sebagai ASN guru aktif di sekolah tersebut. Yang bersangkutan belum memasuki masa pensiun sebagai ASN.

"Ada apa ini, kok bisa ada dua guru untuk satu kelas. Lalu guru yang baru itu, digaji dari anggaran apa?," tanya seorang tokoh masyarakat Desa Klotok berinisial KH yang mengaku heran, Kamis (2/3/2023).

KH mengatakan, apa yang dilakukan RH adalah bukti bahwa Dinas Pendidikan Gresik tidak mampu mengeksekusi program Nawa Karsa Bupati Gus Yani. Karena ini terjadi akibat pihak dinas pendidikan tidak mampu mengontrol kewenangan sekolah hingga terjadi pelanggaran yang dilakukan secara terang-terangan di hadapan masyarakat Desa Klotok.

"Lalu kenapa pihak sekolah bisa seenaknya memasukkan guru pengganti untuk guru yang masih aktif. Ini jelas merusak program Nawa Karsa Bupati Gus Yani. Pak Hariyanto sebagai kepala Dinas Pendidikan Gresik harus bertanggung jawab," tandasnya.

Pihaknya menduga, ada dobel anggaran yang dikeluarkan sekolah untuk dua guru tersebut. RH jelas sebagai ASN, sedangkan penggantinya karena masih THL alias guru kontrak tentu dibayar dari anggaran sekolah.

"Ini kan pengeluaran yang sia-sia, kami jelas bertanya ada apa di balik ini semua. Pak Sutikno, Kepala sekolah, harus menjelaskan kasus ini secara terbuka. Karena selain membingungkan kami sebagai wali murid, juga pasti terjadi dobel anggaran yang dikeluarkan," katanya.

Kepala SD Negeri 1 Klotok saat dikonfirmasi mengatakan bahwa RH memang dianggap tidak efektif lagi mengajar di kelas. Oleh karena itu, pihaknya meminta AF untuk ganti mengajar di kelasnya RH meski AF hanya seorang staff TU yang notabene bukan berprofesi sebagai guru.

"Banyak usulan kalau bu RH tidak layak lagi mengajar di kelas, makanya AF yang gantikan," tuturnya singkat saat dihubungi melalui seluler.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S Hariyanto dihubungi terpisah mengatakan masalah ini hanyalah miskomunikasi lantaran guru yang menggantikan (AF) belum diangkat karena (RH) juga belum mengajukan pensiun. Hariyanto pun menyerahkan masalah ini kepada Kepala SD Negeri 1 Klotok.

"Silahkan hubungi yang bersangkutan (Kasek) karena sudah saya tanya masalah ini hanya mis," tutur Hariyanto.

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pegembangan Sumberdaya Manusia (BKDPSDM) Khuasini mengatakan, jam pelajaran adalah tanggung jawab sepenuhnya di kepala sekolah yang seharusnya memberi tindakan bila ada staff TU memberi pelajaran selayaknya seorang pendidik atau guru.

"Kepala Dinas Pendidikan juga harus menegur atau menindaklanjuti kasus ini agar tidak menjadi contoh buruk bagi guru lainnya," jelasnya. grs

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…