RS Pemerintah Sukses, Ditentukan Okupansi Pasien

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Menkeu Sri Mulyani saat meresmikan dan membuka gedung RSCM Kanigara, di Jakarta, Jumat (3/3/2023).
Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Menkeu Sri Mulyani saat meresmikan dan membuka gedung RSCM Kanigara, di Jakarta, Jumat (3/3/2023).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta -  Salah satu tolak ukur keberhasilan layanan di rumah sakit milik pemerintah adalah okupansi pasien. Isyaratnya bila lebih banyak pasien yang memilih berobat ke luar negeri, berarti kualitas RS belum memadai dan belum sesuai harapan.

"Saya minta di rumah sakit bukan untung, tapi nomor satu harus bisa berikan layanan yang terbaik bagi masyarakat," kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, dalam Rakor BLU yang disiarkan secara daring, Kemarin.

 

Kasus Lumpuh Pasca Caesar

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara soal aduan kasus lumpuh pasca operasi caesar diduga karena malpraktik di RS Ciputat. Kuasa hukum kasus tersebut, Yulianti, meneruskan laporan tersebut untuk kedua kalinya.

"Kami dari Lokataru, bermaksud datang hari ini untuk melaporkan adanya dugaan malpraktik dan adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh dokter di salah satu rumah sakit di Ciputat," kata kuasa hukum Yuliantika dari Kantor Hukum dan Hak Asasi Lokataru, Sri Suparyati, saat ditemui di kantor Kemenkes RI, Kamis (2/3/2023).

Menurut Menkes, kasus tersebut masih dikaji bersama komite etik untuk memastikan kemungkinan dugaan malpraktik yang dituduhkan. Pihaknya bakal melakukan audiensi bersama korban di RS Ciputat.

"Kita nanti akan terima kemudian nanti kita akan ajak juga teman-teman dari majelis kode etik kedokteran untuk melihat ininya seperti apa," terang Menkes saat ditemui di peresmian ruangan Central Medical Unit RS Dr Cipto Mangunkusumo, Jumat (3/3).

"Tapi semua masukan kritik dari masyarakat pasti kita terima dan kita dengar," sambung dia.

Menkes belum memastikan kapan audiensi bakal digelar. Ia menyebut kemungkinan dalam waktu dekat."Nanti diatur," pungkasnya.

 

Menkes Minta Pengelola RS

Menteri Kesehatan meminta kepada pengelola rumah sakit pemerintah untuk memaksimalkan layanan untuk masyarakat. Bukan tanpa alasan, Menkes menambahkan pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah memberikan dana sekitar Rp 15 triliun untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit.

"Presiden dirawatnya di rumah sakit Indonesia atau nggak, yang namanya menteri-menteri dirawat di Indonesia atau di Amerika Serikat atau Singapura? Kalau bukan di Indonesia, artinya belum bagus," sebutnya.

Sejauh ini menurut Menkes rumah sakit rujukan di Indonesia masih belum optimal dalam menangani beberapa penyakit seperti leukimia, multiple melanoma atau limfoma. Belum lagi mayoritas rumah sakit belum memiliki alat untuk mendeteksi penyakit-penyakit dengan tingkat kematian tinggi, salah satunya kanker payudara.

 

RS Sibuk Urus Transaksi

Ia juga menyoroti rumah sakit pemerintah yang sibuk mengurus transaksi keuangan tanpa diiringi peningkatan mutu dan layanan bagi masyarakat.

"Selama ini kita sibuk hanya urus demand side, seperti BPJS, asuransi dan lainnya. Tapi pas orang sudah bayar, orangnya masuk rumah sakit, dokternya tidak ada. Alatnya tidak ada. Tidak imbang," paparnya. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…