Pemkot Kediri Gelar Sosialisasi Keamanan Pangan ke Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sosialisasi Keamanan Pangan bagi petani di Kota Kediri. Foto: Pemkot Kediri.
Sosialisasi Keamanan Pangan bagi petani di Kota Kediri. Foto: Pemkot Kediri.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) intensif menggelar sosialisasi keamanan pangan segar asal tumbuhan (PSAT) kepada petani untuk mengingatkan jaminan bahwa pangan yang dihasilkan aman dan layak untuk dikonsumsi

Sosialisasi yang bertempat di salah satu hotel di Kota Kediri tersebut diikuti oleh 20 orang yang merupakan petani beras, petani buah-buahan serta petani dari P2L. Kegiatan ini menggandeng narasumber dari UPT Pengawasan dan Sertifikasi Hasil Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur serta Ketua Komunitas Hidroponik Kota Kediri (Kohikari) Kota Kediri.

Kepala DKPP Kota Kediri Moh Ridwan mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk memenuhi perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat akan pangan yang aman dan layak konsumsi.

"Masyarakat saat ini sudah mulai peduli dengan pangan yang aman untuk pemenuhan gizi keluarga. Sehingga dengan sosialisasi ini kita ajak para pelaku usaha pertanian untuk melabeli produk pangan mereka dengan sertifikat jaminan mutu," kata Ridwan di Kediri, Kamis (2/3/2023).

DKPP Kota Kediri akan memfasilitasi produk pangan para pelaku usaha pertanian untuk mendapatkan sertifikat prima 3 dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur.

"Dinas memfasilitasi sampai terbit label sertifikat prima 3. Dalam sosialisasi dihadirkan para pendamping petani yang diharapkan melakukan pendampingan ke petani sehingga produk pertanian yang bersertifikat bisa semakin bertambah," ujarnya.

Ridwan menerangkan, untuk proses sertifikasi nantinya akan melalui uji laboratorium sehingga jika produk tersebut memenuhi standar akan langsung dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat prima 3. Saat ini, lanjutnya, sudah ada empat komoditas yang berhasil meraih sertifikat 3 di Kota Kediri.

“Alhamdulillah di Kota Kediri tahun 2022 kemarin sudah ada 4 komoditas yaitu selada, pokcoi, bayam merah, bayam hijau yang sudah bersertifikat prima 3. Untuk tahun kemarin hanya hidroponik, tahun ini kita berharap ada produk dari buah-buahan dan beras,” tuturnya.

Pelaku usaha pertanian dapat menggunakan sertifikat prima 3 sebagai bukti jaminan mutu keamanan pangan dan legalitas penjualan produk pertanian sehingga meningkatkan harga jual dan potensi penjualan.

“Dengan adanya produk pertanian di Kota Kediri baik buah-buahan maupun beras akan mendapatkan label prima 3, artinya sudah ada jaminan mutu tentang keamanan pangan, ada perlindungan masyarakat dan aman untuk dikonsumsi karena bebas dari kelebihan pestisida, pupuk kimia," terangnya.

Dalam kesempatan itu, juga dibahas mengenai optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan melalui kegiatan usaha yang menguntungkan dan bermanfaat untuk pemenuhan gizi keluarga.

“Jadi saya sekaligus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada di Kota Kediri terkait lahan pertanian yang masih sangat terbuka lebar, maupun pekarangan di sekitar lingkungan yang bisa dioptimalkan untuk pemenuhan gizi dan ekonomi keluarga,” tutupnya. kdr

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…