Investor Tiongkok Bakal Bangun PLTB di Kabupaten Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi. Foto: Kementerian ESDM.
Foto ilustrasi. Foto: Kementerian ESDM.

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Kabupaten Blitar, Jawa Timur akan segera memiliki pembangkit listrik tenaga bayu atau angin (PLTB). Pasalnya, ada investor asing asal Tiongkok yang berencana berinvestasi senilai Rp 16 triliun untuk membangun PLTB di Kabupaten Blitar. Tak kurang dari 100 kincir rencananya dibangun di wilayah Wonotirto Kabupaten Blitar.

Adapun investor dari Tiongkok tersebut adalah PT Envision Group. Bahkan, dikabarkan PT. Envision Group tersebut telah menemui Bupati Blitar bersama jajarannya untuk membahas proyek tersebut beberapa waktu yang lalu.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Blitar Agus Santosa membenarkan adanya penanam modal asing dari Tiongkok yang berencana melakukan pembangunan PLTB.

"Pimpinan dan seluruh jajaran sangat mendukungnya. Karena memang diarahkan untun memberikan fasilitas penuh kepada penanaman modal, baik asing maupun dalam negeri," kata Agus, Selasa (7/3/2023).

Saat ini, PT Envision Group tengah melakukan pengkajian MOU terkait proyek tersebut. Proses pengkajian perjanjian ini dilakukan oleh pihak perusahaan maupun Pemkab Blitar.

Langkah ini dilakukan sebelum proses penandatanganan MOU oleh kedua belah pihak. Baru setelah MoU disepakati, bisa dilakukan tahap sepanjutnya.

Nantinya setelah proses penandatanganan MOU dengan Pemkab Blitar, pihak perusahaan asal Tiongkok tersebut akan melakukan kajian lapangan. Studi kelayakan akan dilakukan oleh PT invention group dengan cara memasang menara pengukur angin yang rencananya akan dipasang di wilayah kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar.

Studi kelayakan ini dilakukan untuk mengetahui apakah di lokasi tersebut layak untuk dibangun PLTB.

"Setelah itu akan dilakukan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan dengan memasang menara pengkur angin yang rencananya dipasang di wilayah Wonotirto," ujarnya.

Agus menuturkan bahwa meski saat ini proses kerjasama tengah berlangsung namun studi kelayakan ini akan memakan waktu yang cukup lama. Studi kelayakan ini diperkirakan akan memakan waktu 1-2 tahun. Jika sudah diketahui hasilnya, baru dibicarakan lagi kemungkinan investasinya.

“Proses studi kelayakan ini memakan waktu yang cukup lama diperkirakan satu hingga dua tahun setelah itu hasilnya akan jadi pertimbangkan untuk proses investasi apakah tetap berlanjut atau tidak,” tuturnya.

Ia menambahkan, posisi pemerintah daerah dalam kegiatan penanaman modal asing (PMA) ini hanya sebatas memfasilitasi. Sebab, area yang digunakan untuk kegiatan investasi ini bukan lahan pemerintah daerah.

Fasilitasi ini meliputi pendampingan saat terjadi kerja sama antara investor dan pemilih lahan. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan ada beberapa lahan milik warga yang nanti terdampak kegiatan PMA asal Tiongkok tersebut.

“Kami hanya sebatas fasilitasi. Jangan sampai nanti masyarakat dirugikan,” tegasnya.

Investor asing hanya bersinggunan dengan pemerintah daerah saat mengurus persyaratan dasar seperti izin mendirikan bangunan. blt

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…