Sepi Peminat, Puluhan Formasi P3K Kota Mojokerto Lowong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberi motivasi terhadap peserta seleksi kompetensi penerimaan P3K yang berlangsung di SMKN 1 Kota Mojokerto, Januari lalu.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberi motivasi terhadap peserta seleksi kompetensi penerimaan P3K yang berlangsung di SMKN 1 Kota Mojokerto, Januari lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 37 dari 168 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) jabatan fungsional guru di lingkungan Pemkot Mojokerto lowong. Tidak terpenuhinya kuota tersebut karena para pelamar tak mencapai passing grade hingga sepi pelamar.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto Muhammad Imron, mengatakan, sesuai hasil seleksi kompetensi rekrutmen P3K guru tahun 2022, belum mampu memenuhi formasi yang dibuka. ’’Memang semua tidak terpenuhi. Dari 168 kuota, sampai saat ini tercatat hanya 131 formasi saja yang terpenuhi. Sedangkan sisanya 37 formasi belum terisi,’’ ungkapnya.

Imron menyebut, tak terisinya puluhan formasi jabatan fungsional guru tersebut disebabkan berbagai faktor. Di antaranya, mereka yang melamar pada formasi tersebut dinyatakan tak mencapai passing grade.

Seperti halnya formasi pada guru Seni Budaya di SMP Negeri 6 Kota Mojokerto. Dari lima pendaftar, ternyata semuanya dinyatakan tidak lolos oleh panitia pusat. Begitu juga dengan formasi guru Bimbingan Konseling yang tersebar di sejumlah SMP negeri. Para pelamar dinyatakan tidak lolos. ’’Namun, tidak terpenuhinya kuota dalam formasi P3K tahun 2022, ada juga yang disebabkan karena memang tidak ada yang mendaftar,’’ tuturnya.

Misalkan, kata Imron, sejumlah formasi guru agama Kristen dan Katolik, Hindu, hingga Budha, yang tersebar di sejumlah lembaga. Baik, tingkat SDN atau pun SMPN, sesuai data, ternyata juga tidak ada yang mendaftar. ’’Sehingga, secara otomatis, formasi itu tidak ada yang mengisi,’’ tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, pemda masih menunggu instruksi dari kementerian. Sebab, kata Imron, hingga kini kewenangan daerah terbatas. Pemerintah daerah hanya menjalankan petunjuk panitia nasional selaku penyelenggara. Yakni, melakukan verifikasi kelengkapan administrasi. ’’Termasuk, pelaksanaan tes uji kompetensi yang kita laksanakan selama ini, kita juga koordinasi dengan kemendikbud. Setelah tes, yang tahu pemerintah pusat. Termasuk penempatan dan hasil penilaiannya, kami daerah tidak ikut-ikut,’’ bebernya.

Sebaliknya, khusus P1 atau pelamar prioritas yang belum mendapatkan penempatan, bakal menunggu formasi berikutnya di 2023 ini. Mereka adalah peserta yang sebelumnya mengikuti seleksi P3K untuk jabatan fungsional guru 2021 yang telah mencapai passing grade. Begitu juga dengan pelamar P3, mereka bakal tetap menjadi prioritas dalam rekrutmen tahun ini. ’’Di Kota Mojokerto, ada tujuh guru kelas yang statusnya TP atau peserta tidak mendapatkan penempatan. Kami juga masih menunggu kebijakan selanjutnya. Kelihatannya di 2023 masih ada penerimaan P3K,’’ tuturnya.

Dengan diumumkannya hasil seleksi kompetensi rekrutmen P3K guru tahun 2022, peserta mempunyai waktu melakukan sanggah. Sanggahan yang dilayangkan itu nantinya bakal dijawab panitia pusat. ’’Setelah itu ada pengumuman lagi hasil jawab sanggah, kemudian pengurusan daftar riwayat hidup, baru pengusulan nomor induk P3K, baru setelahnya SK,’’ paparnya. dwi

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…