BPBD Jatim Kirim Ribuan Masker ke Daerah Terdampak APG Merapi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemberangkatakan bantuan ribuan masker ke tiga daerah terdampak, yakni, Kabupaten Magelang, Kota Magelang dan Kabupaten Klaten, Selasa, (14/3/2023). SP/ARIF
Pemberangkatakan bantuan ribuan masker ke tiga daerah terdampak, yakni, Kabupaten Magelang, Kota Magelang dan Kabupaten Klaten, Selasa, (14/3/2023). SP/ARIF

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim merespon cepat kondisi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Merapi yang terjadi beberapa kali sejak Sabtu (11/3/2023) membuat sejumlah daerah di Jawa Tengah terdampak abu vulkanik.

Respon tersebut adalah dengan langsung memberangkatkan bantuan ribuan masker ke tiga daerah terdampak, yakni, Kabupaten Magelang, Kota Magelang dan Kabupaten Klaten, Selasa, (14/3/2023)

Rencananya, bantuan ribuan masker ini akan diserahkan ke kantor BPBD masing-masing daerah.

”Kepedulian ini kita lakukan sesuai arahan Ibu Gubernur Khofifah, agar kita juga bergerak cepat untuk aksi kemanusiaan, tidak hanya untuk Jawa Timur saja," ujar Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.

Adapun beberapa jenis bantuan masker yang diberangkatkan ke Jawa Tengah, di antaranya, Masker N95 3M, Masker KN95, Masker 3 Ply Kosme, Masker KF94 4 Ply, Masker 3 Ply Medis Anak Anytime, Masker kain Ina Asian Pasifik Fiber dan Masker KF94 4 Ply KF94.

Selain ribuan masker, Pemprov Jatim juga mengirimkan bantuan Kacamata Safety Goggle untuk mengurangi dampak debu pada penglihatan.

Beriringan dengan bantuan masker, Tim BPBD Jatim juga menerjunkan dukungan personel dari Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi terdampak APG Gunung Merapi.

"Semoga APG Gunung Merapi segera mereda dan saudara-saudara kita di Jawa Tengah bisa beraktivitas seperti sedia kala," harap Kalaksa Gatot Soebroto. (arf)

Berita Terbaru

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …