Harga Tinggi, Disperindag Tulungagung Gelontorkan Puluhan Ribu Liter MinyaKita

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung telah mendistribusikan puluhan ribu liter minyak goreng bersubsidi kemasan pemerintah jenis MinyaKita ke 30 pasar tradisional di Kabupaten Tulungagung menjelang momentum Ramadhan.

Adapun harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah adalah Rp 14 ribu/liter. Namun, berdasarkan fakta di lapangan, harga MinyaKita di distributor dan eceran lebih tinggi dari HET yang ditetapkan.

Pedagang di pasar mengaku masih kesulitan untuk mendapat pasokan Minyakita dari distributor sehingga terpaksa dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000/liter menjadi Rp 16.000/ liternya karena harga dari distributor sendiri telah mencapai Rp 15.500. Sementara untuk kemasan refill dijual Rp 15.000 karena harga distributor mencapai Rp 14.500.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung Tri Haryadi mengatakan, tingkat kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng cenderung mengalami peningkatan menjelang puasa dan lebaran. Maka dari itu, pihaknya kembali memasok MinyaKita ke pedagang pasar tradisional.

Sejak awal bulan Maret, Disperindag Kabupaten Tulungagung telah menggelontorkan sebanyak 14.400 liter MinyaKita ke sebanyak 30 pasar.

"Permintaan terhadap minyak kita di pasar itu memang cukup banyak dan keberadaan minyak kita itu cenderung pada awal bulan kemarin menipis sehingga kita datangkan dari distributor kurang lebih 14.400 liter tahap pertama dan sudah didistribusikan ke 30 pasar," kata Tri Haryadi, Jumat (17/3/2023).

Stok sebanyak 14,4 ribu liter tersebut ludes dalam kurun waktu satu minggu. Oleh sebab itu, guna menjaga stabilitas pasar, pihaknya dan distributor kembali menggelontorkan 15 ribu liter MinyaKita pada Selasa lalu.

"Semoga dengan distribusi ini mampu menekan kelangkaan Minyakita jelang Ramadhan," harapnya.

Dengan adanya penggelontoran MinyaKita ke pasar tradisional tersebut, Tri berharap masyarakat dapat membeli MinyaKita dengan mudah dengan harga yang terjangkau.

"Untuk minyak-minyak lain sebetulnya juga sudah ada, tapi memang masyarakat lebih banyak yang membeli MinyaKita," ujarnya.

Tri pun memastikan stok MinyaKita di pasaran aman dalam kurun waktu tiga minggu ke depan.

"Nanti kami cek lagi, seandainya dua minggu lagi sudah mulai menipis kita distribusikan lagi," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, Disperindag Kabupaten Tulungagung memprediksi peningkatan angka kebutuhan minyak goreng pada momen puasa dan lebaran mencapai 5 hingga 7 persen dari kebutuhan hari biasa.

Saat disinggung terkait harga distribusi dan eceran minyak kita, Tri menegaskan bahwa harga penjualan MinyaKita harus sesuai dengan ketetapan pemerintah.

"Harganya kalau di pedagang pasar sesuai HET maksimal Rp 14.000 sedangkan dari D2 (distributor ) Rp 12.600," tutupnya. tlg

Berita Terbaru

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…